Kalsel Dorong Pemuda Paham Teknologi dan Siap Hadapi Era Digital

Banjarmasin, helloborneo.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) mendorong generasi muda paham teknologi dan siap menghadapi tantangan era digital melalui peningkatan keterampilan dan literasi teknologi dengan menggelar Pelatihan Youth Digital Skill Tahun 2025 dengan tema “Pemanfaatan Teknologi Digital” pada 16–18 Juni 2025. 

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dispora Kalsel, M. Fitri Hernadi, menyampaikan apresiasi atas antusiasme 60 peserta dari tiga sentra pemberdayaan pemuda, yakni Kabupaten Tanah Laut, Hulu Sungai Utara, dan Kota Banjarmasin yang mengikuti pelatihan ini.

“Kami tahu saat ini kalian sedang sibuk di lokasi masing-masing, namun kehadiran kalian menunjukkan bahwa semangat mencari ilmu lebih utama dari segala kesibukan. Pemuda yang hebat adalah mereka yang cepat menangkap peluang,” ujar Plt Kadispora Kalsel di Banjarmasin.

Fitro menekankan bahwa pelatihan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan strategi konkret untuk mendorong literasi digital, kreativitas, inovasi, dan kewirausahaan pemuda.

Kegiatan ini terlaksana atas kolaborasi Dispora Kalsel dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kominfo Digital Banjarmasin yang menghadirkan narasumber profesional di bidang digital, multimedia, dan kecerdasan buatan (AI).

“Kami ucapkan terima kasih kepada BPSDM Kominfo yang telah menyiapkan narasumber handal. Ini menjadi peluang besar bagi peserta untuk memperluas wawasan, dari konten kreator, AI, hingga produk digital,” tambah Fitri.

Menurutnya, Pelatihan ini bertujuan memberikan pemahaman mendalam tentang teknologi seperti AI, media sosial, konten digital, dan multimedia interaktif.

Melalui materi yang disajikan, peserta diharapkan mampu Mengembangkan keterampilan digital dasar dan lanjutan, Meningkatkan kemampuan analitis dan kreatif di dunia maya, Menciptakan peluang usaha berbasis platform digital, Memperkuat daya saing di dunia kerja dan kewirausahaan digital.

Ia menegaskan bahwa generasi muda dan teknologi digital adalah dua entitas yang tidak bisa dipisahkan.

“Setiap anak muda hari ini minimal punya ponsel dengan berbagai aplikasi. Ini peluang besar. Tinggal bagaimana mereka menggunakan teknologi untuk pendidikan, komunikasi, bahkan menciptakan usaha,” ujarnya.

Fitri juga menambahkan bahwa pendidikan berbasis media digital seperti video, animasi, audio, hingga pengolahan konten multimedia adalah masa depan dunia pembelajaran dan kerja. Oleh karena itu, pelatihan ini menjadi langkah strategis dalam menciptakan SDM unggul berbasis digital di Kalimantan Selatan.

“Dengan semangat kolaborasi, inovasi, dan teknologi, pelatihan ini diharapkan menjadi tonggak awal pemuda Kalsel dalam menjadi agen perubahan di era transformasi digital. Pemuda cerdas digital, Banua kuat,” tutup Fitri. (ip/log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses