Warga Terdampak Bandara-Tol Kota Nusantara Diberikan Lahan Pengganti

Bagus Purwa

Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten PPU, Nicko Herlambang. (Ist)
Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten PPU, Nicko Herlambang. (Ist)

Penajam, helloborneo.com – Warga Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, terdampak pembangunan bandara dan jalan bebas hambatan (tol) prasarana penunjang transportasi Kota Nusantara, ibu kota Indonesia, segera diberikan lahan pengganti melalui reforma agraria.

“Lahan pengganti yang diberikan berada di sekitar lokasi pembangunan,” jelas Asisten I Bagian Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara Nicko Herlambang di Penajam.

Jika, lahan terdampak pembangunan bandara, maka lahan pengganti berada di sekitar bandara, begitu pula apabila lahan terdampak pembangunan tol, lahan pengganti berada di sekitar tol.

Penerima lahan pengganti melalui reforma agraria mendapatkan sertifikat lahan hak pakai yang berlaku selama 10 tahun, jelas dia, apabila lahan.digunakan dengan diterbitkan sertifikat hak milik.

Luas lahan pengganti melalui program reforma agraria yang bisa diberikan maksimal.hektare, lanjut dia, apabila ada masyarakat memilik lahan lima hektare ke.atas penggantinya dilakukan dengan tahapan berbeda.

“Kebijakan diatur Badan Bank Tanah, dan warga punya lahan di atas lima hektare tahapan juga dari Badan Bank Tanah,” tambah Nicko Herlambang.

Tahap awal lahan pengganti melalui reforma agraria diberikan kepada 129 orang warga subjek penerima, bagi warga
yang terkena dampak pembangunan Bandara Nusantara.

Penerima lahan pengganti melalui program reforma agraria adalah warga yang berada di Kelurahan Gersik, Pantai Lango dan Kelurahan Jenebora.

Badan Bank Tanah menyediakan 1.873 hektare lahan reforma agraria yang bakal diberikan secara bertahap kepada warga terdampak pengembangan pembangunan Kota Nusantara. (log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses