Edy Suratman Yulianto

Penajam, helloborneo.com – Bupati Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor, memastikan akan segera melaksanakan mutasi jabatan atau job fit untuk mengisi sejumlah posisi strategis yang saat ini masih kosong, terutama di level eselon 2.
“Harusnya bulan ini pelaksanaan job fit sudah berjalan. Kami targetkan selesai cepat karena masih ada kekosongan jabatan eselon 2, 3, dan 4,” ujar Mudyat Noor.
Mudyat Noor mengakui, kekosongan jabatan tersebut memengaruhi efektivitas kinerja pemerintahan. Meski secara jumlah pegawai dinilai lebih dari cukup, namun beberapa posisi kunci belum terisi sehingga mengganggu proses pengambilan keputusan.
“Kalau dibilang mengganggu kinerja, ya memang ada pengaruhnya. Jumlah pegawai kita sebenarnya berlebihan dari yang seharusnya berdasarkan rumusan. Tapi karena jabatan tertentu kosong, fungsinya tidak berjalan maksimal,” jelasnya.
Ia mencontohkan, di sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terjadi tarik-menarik kewenangan antarpegawai ketika jabatan pimpinan kosong. Hal ini berdampak pada tertundanya pelaksanaan program dan pelayanan publik.
“Maksud saya mengganggu itu dalam hal pengambilan keputusan. Kadang teman-teman di SKPD saling tarik-menarik, akhirnya fungsi yang harusnya bisa dilaksanakan malah terbengkalai,” terangnya.
Mudyat Noor menegaskan, proses job fit nanti akan dilakukan secara objektif dan mempertimbangkan kompetensi setiap pegawai. Langkah ini diharapkan mampu mempercepat roda pemerintahan dan mendukung pencapaian target pembangunan daerah.
“Prinsipnya, jabatan yang kosong harus segera diisi oleh orang yang tepat agar organisasi bekerja optimal,” pungkasnya. (log)
















