Bagus Purwa

Penajam, helloborneo.com – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) melalui Dinas Kesehatan bersama lintas sektor resmi mencanangkan Gerakan Aktifkan Posyandu di Desa Sidorejo, Kecamatan Penajam, Selasa (19/8/2025). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Kabupaten PPU, Mudyat Noor bersama jajaran Forkopimda, pimpinan OPD, serta kader posyandu dan masyarakat.
Mudyat Noor menekankan bahwa posyandu memiliki peran vital sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat. Menurutnya, posyandu tidak boleh sekadar menjadi agenda seremonial, melainkan harus benar-benar dimanfaatkan sebagai pusat layanan kesehatan keluarga.
“Posyandu adalah gerakan nyata untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya ibu, anak, remaja, dan lansia. Mari kita manfaatkan posyandu sebaik-baiknya untuk menjaga kesehatan sekaligus mencegah berbagai permasalahan, termasuk stunting,” ujar Mudyat.
Menurutnya kesehatan merupakan investasi utama yang harus dijaga bersama. Upaya pencegahan sejak dini, melalui pemeriksaan rutin dan edukasi di posyandu, akan jauh lebih efektif dibandingkan menunggu masalah kesehatan muncul.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, dinas kesehatan, puskesmas, serta kader posyandu. Kolaborasi ini, kata dia, menjadi kunci untuk memberikan edukasi dan layanan langsung kepada masyarakat di desa maupun kelurahan.
Menurut Mudyat, gerakan aktifkan posyandu diharapkan mampu menurunkan angka stunting sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dengan skrining kesehatan yang dilakukan secara berkala, potensi penyakit dapat dicegah lebih awal.
Selain itu, Mudyat meminta seluruh masyarakat untuk lebih aktif hadir dan memanfaatkan layanan posyandu. Partisipasi masyarakat akan menentukan keberhasilan gerakan ini dalam mewujudkan generasi sehat dan produktif di PPU.
“Kader posyandu adalah ujung tombak kesehatan masyarakat. Tanpa kerja keras mereka, layanan kesehatan dasar tidak akan menjangkau hingga ke tingkat desa,” pungkkasnya. (log)
















