UKM, Bisa Kurangi Pencari Kerja di Paser

Rapal JKN

KERJA. Salah satu warga yang ingin membuat kartu kuning di Deknaker Paser. (Apal JKN - Hello Borneo)

KERJA. Salah satu warga yang ingin membuat kartu kuning di Deknaker Paser. (Rapal JKN – Hello Borneo)

Tana Paser, helloborneo.com – Menjadi salah satu daerah di Kalimantan Timur dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD) lebih dari Rp 2 Triliun, per tahunnya. Ternyata tidak membuat Kabupaten Paser, terlepas dari tingginya angka pengangguran yang masuk dalam daftar pencari kerja.

Kabid Penempatan, Pelatihan dan Produktifitas Tenaga kerja, Dinas Tenaga Kerja (Deknaker) Paser Madju Simangsong yang dikonfirmasi helloborneo.com mengatakan, sampai periode ini tercatat ada sekitar 3000 orang yang masuk dalam daftar pencari kerja di Paser.

“Memang ada sekitar 3000 yang masuk daftar pencari kerja, tapi itu sebenarnya tidak terlalu banyak.” Ujarnya.

“Pasalnya banyak yang termaksud dalam daftar pencari kerja. Yang tak melapor setelah mendapatkan kerjaan. Belum lagi beberapa yang memutuskan untuk berkuliah di luar daerah,” lanjut Madju memaparkan.

Selain itu tambah Madju, untuk meminimalisir daftar pencari kerja. Pihaknya terus berupaya melakukan pelatihan dan penyuluhan untuk pertumbuhan UKM/UKMK, karena meski UKM/UKMK tak memiliki daya tampung tenaga kerja yang banyak. Tetapi pihaknya meyakini dengan terus meningkatnya UKM/UKMK, bisa mengurangi daftar pencari kerja secara perlahan.

“Kami sedang gencar-gencarnya ini, melakukan sosialisasi dan pelatihan untuk pembentukan UKM/UKMK saat ini,” ungkapnya.

“Meski UKM/UKMK tak bisa menampung banyak tenaga kerja. Tapi seandainya ada seratus saja dengan daya tampung dua orang. Perlahan-lahan akan berkurang daftar pencari kerja,” tandasnya. (log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.