Belum Diserahkan, Bangunan RSUD Panglima Sebaya Rusak

Rapal JKN

 

Meski sudah setahun gedung selesai, namun belum diserahkan ke pihak RSUD Panglima Sebaya. Tak terurus sudah banyak bagian gedung yang rusak dan retak, padahal belum juga dipakai. (Rapal JKN - Hello Borneo)

Meski sudah setahun gedung selesai, namun belum diserahkan ke pihak RSUD Panglima Sebaya. Tak terurus sudah banyak bagian gedung yang rusak dan retak, padahal belum juga dipakai. (Rapal JKN – Hello Borneo)

Tana Paser, helloborneo.com – RSUD Panglima Sebaya, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, terlihat indah dan megah dengan balutan warna ungu yang dominan. Namun sangat disayangkan hampir 50 persen gedung yang ada di RSUD Panglima Sebaya tak dapat digunakan. Karena belum adanya serah terima dari Pemda Paser ke pihak RSUD Panglima Sebaya, padahal sudah lebih dari satu tahun gedung tersebut selesai.

Kondisi gedung yang belum sempat digunakan tersebut, sudah banyak rusak dan tak terurus. Bahkan dari pihak rumah sakit tak mengetahui nasib gedung yang sudah berdiri sejak setahun yang lalu itu.

Kepala Bagian Tata Usaha RSUD Panglima Sebaya Machmud Adam yang dikonfirmasi mengatakan, pihaknya sama sekali tidak tahu nasib gedung yang sudah terlanjur rusak tersebut. Pasalnya untuk pembangunan gedung tersebut menjadi tanggung jawab dari pihak Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Paser.

“Kami tidak tahu sama sekali, bahkan sampai saat ini sejak setahun yang lalu berdiri. Kami tidak pernah tahu perkembangan dari gedung-gedung tersebut,” ujarnya.

“Lagi pula kami ini ibarat hanya pengguna, jadi kalau sudah diserahkan kepada kami baru menjadi tanggung jawab kami,” tegas Machmud.

Lanjut Machmud, sebenarnya kalau pihaknya ingin menggunakan gedung-gedung tersebut. Namun entah apa masalahnya sampai saat ini tak ada kepastian. Bahkan gedung-gedung yang masuk dalam proyek multiyears tersebut belum pasti kapan kontraknya berakhir.

dr Nurdiana yang merupakan Kepala Bagia Pelayanan Medik RSUD Panglima Sebaya, menuturkan hal yang serupa. Bahkan sangat menyayangkan. Pasalnya bila gedung-gedung tersebut digunakan, tentu pelayanan RSUD Panglima sebaya bisa meningkat. Sehingga tak ada lagi pasien yang harus berobat jalan karena keterbatasan ruangan.

“Kami sangat ingin mengunakan gedung itu, tapi memang belum diserahkan. Padahal itu bisa banyak membantu untuk meningkatkan pelayanan RSUD pada masyarakat,” tambahnya. (rol)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.