Pelajar Penajam Wakili Kaltim pada O2SN Nasional

AH Ari B

 

Siswa SMA Negeri 1 Penajam melakukan simulasi untuk menghadapi UNBK 2016 (Bagus Purwa - Hello Borneo)

Siswa SMA Negeri 1 Penajam melakukan simulasi untuk menghadapi UNBK 2016 (Bagus Purwa – Hello Borneo)

Penajam, helloborneo.com – Empat pelajar Kabupaten Penajam Paser Utara, siap mewakili Provinsi Kalimantan Timur, pada ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional atau O2SN 2016.

Wakil Bupati Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Mustaqim MZ mengepresiasi terhadap empat pelajar yang terpilih menjadi wakil Kaltim mengikuti O2SN pada tahun ini (2016).

“Saya bangga perwakilan peserta O2SN Kaltim asal Kabupaten Penajam Paser Utara tahun ini mengalami peningkatan,” katanya saat dihubungi helloborneo.com di Penajam, Kamis.

Tahun sebelumnya (2015), Kabupaten Penajam Paser Utara hanya mampu mengirim dua orang perwakilan, masing-masing mengikuti cabang olah raga lom[at jauh dan catur.

Namun, pada O2SN 2016 ini, Kabupaten Penajam Paser Utara berhasil mengirim empat pelajar untuk mengikuti tiga cabang olahraga pada O2SN di Jakarta.

“Mereka akan bertanding pada cabang tenis meja kategori ganda campuran, catur serta atletik kategori lompat jauh,” jelas Mustaqim.

Keempat pelajar yang akan bertanding pada ajang O2SN 2016 tersebut merupakan siswa SMK Negeri 4 Waru dan SMA Negeri 4 Babulu.

Keberadaan empat pelajar itu menurut Mustaqim, memberikan warna, karena ikut membawa nama baik Kabupaten Penajam Paser Utara di tingkat nasional.

Ia berharap, seluruh pelajar peserta O2SN untuk terus bersemangat dan memberikan prestasi terbaik untuk mengharumkan nama daerah.

Prestasi yang diraih oleh peserta O2SN itu tambah Mustaqim, selain membawa nama baik Kabupaten Penajam Paser Utara, juga mengharumkan nama Provinsi Kalimantan Timur.

“Seluruh pelajar peserta O2SN untuk terus memacu prestasi agar bisa meraih juara dikancah nsional,” ujarnya.  (adv/bp/*rol)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.