Kecamatan Waru Gelar Karnaval Meriahkan HUT RI

Subur Priono – Humas Setkab Penajam Paser Utara

 

Pawai Pembangunan menyambut dan memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-71 di Kecamatan Waru, Kabupaten Penajam Paser Utara (Subur Priono - Humas Setkab Penajam Paser Utara)

Pawai Pembangunan menyambut dan memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-71 di Kecamatan Waru, Kabupaten Penajam Paser Utara (Subur Priono – Humas Setkab Penajam Paser Utara)

Penajam, helloborneo.com – Kecamatan Waru, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, menggelar karnaval atau pawai pembangunan untuk menyambut dan memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke-71.

Pawai Pembangunan yang dilaksanakan pada Minggu (14/8) itu menampilkan berbagai kreasi dari sejumlah peserta se Kecamatan Waru.

Pada pawai pembangunan tersebut menurut Camat Waru Fahri Rozani Goffar, peserta yang terdiri dari pelajar, pegawai kecamatan desa/kelurahan, serta peserta umum menampilkan keunikan masing-masing, sehingga terlihat menarik.

Sebelumnya, Kecamatan Waru juga menyelenggarakan lomba gerak jalan pelajar SD, SMP dan SMA atau sederajat yang diikuti puluhan peserta.

Kemudian Kecamatan Waru juga akan mengadakan kegiatan pawai obor yang dirangkai dengan malam penyerahan hadiah kepada pemenamg lomba pada Selasa (16/8) malam.

“Melalui kegiatan itu diharapkan seluruh masyarakat khususnya di Kecamatan Waru, dapat menambah semangat dan kepedulian serta cinta tanah air Indonesia,” ujarnya.

Kegiatan menyambut dan memeriahkan HUT RI ke-71 tersebut lanjut Fahri Rozani Goffar, terselenggara hasil swadaya atau sumbangan semua pihak serta masyarakat tanpa tergantung pada APBD.

“Ini menunjukkan kemandirian warga Waru untuk membangun Kecamatan Waru dan Kabupaten Penajam Paser Utara sangat kuat,” katanya.

Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara, daerah pemilihan dapil Waru-Babulu Heni Arisandi menyatakan, hanya di Kecamatan Waru yang menggelar Pawai Pembangunan setiap tahun untuk menyambut dan memeriahkan HUT RI.

“Kegiatan Pawai Pembangunan setiap tahun tetap diadakan. Bahkan sejak saya masih sekolah di salah satu sekolah di Kecamatan Waru acara itu sudah ada,” ungkapnya.

Ia berharap kegiatan tersebut Jangan sampai hilang dari Kecamatan Waru, Karena kegiatan itu menandakan kuatnya persatuan di Kecamatan Waru, dan dapat dijadikan contoh oleh kecamatan lainnya. (adv/bp/*rol)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.