Distanak Penajam Awasi Kondisi Kesehatan Hewan Kurban

Bagus Purwa

Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Penajam Paser Utara, Arief Murdiyatno (AH Ari B - Hello Borneo)

Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Penajam Paser Utara, Arief Murdiyatno (AH Ari B – Hello Borneo)

Penajam, helloborneo.com – Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, melakukan pengawasan ketat terhadap kondisi kesehatan seluruh hewan kurban di wilayah itu.

Kepala Bidang Peternakan da Kesehatan Hewan Distanak Kabupaten Penajam Paser Utara, Arief Murdiyatno ketika ditemui helloborneo.com di Penajam, Rabu, mengatakan instansinya membentuk tim pemeriksaan hewan kurban baik sapi maupun kambing.

“Kami tempatkan sejumlah petugas baik dokter hewan maupun mantri hewan di masing-masing kecamatan untuk menjamin kesehatan hewan kurban yang dijual peternak maupun pedagang musiman,” jelasnya.

Kendati berasal dari para peternak di Penajam Paser Utara, tim pemeriksaan hewan kurban tetap melakukan pemeriksaan kesehatan, dan memperketat pengawasan hewan kurban yang masuk ke wilayah setempat.

Selain itu, Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Penajam Paser Utara, juga menyiagakan tim pemantau pemotongan hewan kurban di masing-masing kecamatan.

“Tim tersebut bertugas memantau kesehatan hewan ternak maupun produk daging yang dihasilkan dari kegiatan penyembelihan di masyarakat,” ujar Arief Murdiyatno.

Tim pemeriksaan hewan kurban lanjut dia, mendatangi lokasi penjualan hewan ternak kurban melakukan pengecekan kesehatan, termasuk memeriksa surat dari daerah asal hewan, jika hewan kurban itu didatangkan dari luar Penajam Paser Utara.

“Pemeriksaan hewan kurban dilakukan dengan mendatangi tempat-tempat penjualan hewan kurban, kemudian melihat satu persatu secara fisik serta memeriksa dokumen kesehatan dan karantina dari daerah asal,” kata Arief Murdiyatno.

Distanak Kabupaten Penajam Paser Utara menjamin ketersediaan hewan kurban baik sapi maupun kambing di wilayah Penajam Paser Utara untuk Idul Adha yang jatuh pada 12 September 2016.

“Persediaan hewan kurban ada sekitar 200 ekor kambing dan 400 ekor sapi, biasanya ada peningkatan permintaan. Pada perayaan yang sama pada tahun sebelumnya permintaan mencapai 600 ekor sapi dan 300 ekor kambing,” jelas Arief Murdiyatno.

Pemenuhan hewan kurban tersebut, di antaranya dari peternak lokal dan yang didatangkan dari luar Kabupaten Penajam Paser Utara, serta dari pedagang musiman yang menjual hewan kurban di daerah setempat. (bp/*rol)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.