Dinkes Penajam: Distribusi Obat dari Provinsi Terlambat

AH Ari B

 

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Penajam Paser Utara, Arnold Wayong (AH Ari B - Hello Borneo)

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Penajam Paser Utara, Arnold Wayong (AH Ari B – Hello Borneo)

Penajam, helloborneo.com – Distribusi obat penyakit kaki gajah atau “filariasis” dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, terlambat sehingga pengobatan massal penyakit kaki gajah tidak berjalan secara serentak, kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Penajam Paser Utara, Arnold Wayong.

“Penyularan obat penyakit kaki gajah dari pemerintah provinsi sempat terhenti pada pekan kedua Oktober 2016,” ujar Arnold Wayong ketika ditemui helloborneo.com di Penajam, Kamis.

Dengan terlambatnya pendistribusian obat “filariasis” dari pemerintah provinsi tersebut lanjut dia, program pengobatan gratis penyakit kaki gajah tidak bisa dilaksanakan secara serentak.

“Keterlambatan penyalauran obat dari provinsi itu, berdampak pada kegiatan pengobatan massal penyakit ‘filariasis’ di beberapa puskesmas untuk sementara dihentikan,” ungkap Arnold Wayong.

Sejumlah puskesmas yang menghentikan sementara kegiatan pengobatan massal penyakit kaki gajah, karena keterlambatan distribusi obat dari pemerintah provinsi tersebut, di antaranya Puskesmas Petung , Sotek dan Puskesmas Sepaku.

Obat penyaki kaki gajah itu menurut Arnold Wayong, barus tiba pekan lalu dan telah dibagikan kepada masing-masing puskesmas.

Ia menargetkan, pengobatan massal penyakit kaki gajah pada tahun keempat dapat mencapai 90 persen dari total jumlah penduduk Kabupaten Penajam Paser Utara.

Program pengobatan gratis penyakit kaki gajah tambah Arnold Wayong, merupakan langkah pencegahan agar penyakit menular tersebut tidak menyebar luas di wilayah Penajam Paser Utara.

“Kami harapkan peran aktif masyarakat agar bersedia datang ke POM (pos minum obat) dan puskesmas terdekat, dan obat yang diberikan itu tidak dipungut biaya atau gratis,” katanya. (bp/*rol)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.