Air Sungai Lawe-Lawe Penajam Cukup Hingga November

Ari B
Penajam, helloborneo.com – Persediaan air Sungai Lawe-Lawe sebagai sumber air baku Perusahan Daerah Air Minum Danum Taka Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, diperkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan bahan baku produksi air bersih hingga November 2018.

Kabid Teknis PDAM PPU, Aminuddin.

“Ketinggian Sungai Lawe-Lawe sebagai sumber air baku PDAM Danum Taka terus mengalami penyusutan akibat kemarau,” jelas Kepala Bidang Teknis Perusahaan Daerah Air Minum atau PDAM Danum Taka Aminuddin ketika ditemui helloborneo.com di Penajam, Selasa.

Produksi air bersih PDAM Danum Taka diprediksi akan bertahan sampai Oktober atau November 2018, jika dalam waktu dekat hujan tidak mengguyur wilayah Penajam Paser Utara.

Jika tidak ada turun hujan dalam waktu dekat menurut Aminuddin, produksi air bersih PDAM Danum Taka hanya mampu bertahan selama satu hingga dua bulan.

Saat ini ketinggian Sungai Lawe-Lawe sebagai sumber air baku PDAM Danum Taka Kabupaten Penajam Paser Utara mengalami penyusutan hingga satu meter dari permukaan tanah, seiring jarangnya hujan mengguyur wilayah setempat.

Sungai Lawe-Lawe di Kecamatan Penajam masih menjadi satu-satunya sumber air baku PDAM Danum Taka, sebab proyek pembangunan Bendungan Lawe-Lawe sampai saat ini masih tersendat akibat anggaran daerah tidak mencukupi.

Dengan penyusutan ketinggian air Sungai Lawe-Lawe tersebut lanjut Aminuddin, produksi air bersih PDAM Danum Taka Kabupaten Penajam Paser Utara terancam menurun menjadi 20 liter per detik.

Berdasarkan kondisi di lapangan saat ini, persediaan air baku PDAM Danum Taka hanya mampu untuk memasok kebutuhan air bersih pelanggan di wilayah Kelurahan Nenang dan Nipah-Nipah, sementara di wilayah Kelurahan Penajam dipastikan terhenti.

PDAM Danum Taka mewaspadai penurunan ketinggian air Sungai Lawe-Lawe sebagai sumber air baku, selama kondisi kering atau kemarau karena air baku PDAM masih sangat bergantung pada hujan.

Faktor terjadinya gangguan distribusi air bersih ke rumah pelanggan, dipengaruhi penurunan ketinggian air Sungai Lawe-Lawe sebagai sumber air baku karena dipengaruhi hujan tidak sering turun atau kemarau.

Titik aman debit air Sungai Lawe-Lawe untuk produksi air bersih PDAM Danum Taka Kabupaten Penajam Paser Utara tersebut setengah meter dari permukaan tanah. (bp/hb)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.