Pantomim Hibur Pengunjung Pesta Belian Adat Paser

Sihombing

Azis penampil seni teater pantomim di gelaran Pesta Belian Adat Paser Nondoi Kabupaten Penajam Paser Utara.

Penajam, helloborneo.com – Azis remaja berusia 16 tahun penampil seni teater pantomim ikut menghibur pengunjung Pesta Belian Adat Paser Nondoi yang digelar di halaman Pasar Induk Penajam, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, 16-22 November 2018.

“Gerakan lucu di atas panggung bermakna keseharian masyarakat desa dalam bercocok tanam, kemudian menikmati hasil panen,” jelas Aziz ketika ditemui helloborneo.com seusai tampil di panggung Pesta Belian Adat Paser Nondoi di Penajam.

Kebiasaan masyarakat setempat lanjut ia, sejak pagi hari telah bersiap menuju ladang untuk becocok tanam, setelah itu menikmati hasil jerih payah dengan hasil panen yang berlimpah sesuai makna pagelaran budaya saat ini.

Makna lainnya gerakan yang ditampilkan di atas panggung menurut Azis, agar anak muda tidak melupakan budaya lokal dengan menikmati kehidupan modern, dan mengajak anak muda lebih kreatif mengembangkan budaya melalui karya modern tanpa menghilangkan nilai budaya dan keunikannya.

Sementara upacara adat bersih-bersih kampung yang dikemas dalam Pesta Belian Adat Paser Nondoi Kabupaten Penajam Paser Utara ditutup dengan ritual Larung Jakit.

Prosesi ritual Larung Jakit dilakukan di sungai yang terletak di Kelurahan Sesumpu, Kecamatan Penajam, pada Kamis siang.

Ritual Larung Jakit merupakan akhir dari upacara adat bersih-bersih kampung yang dilakukan selama tujuh hari, sebagai bentuk mengusir roh-roh jahat.

Ritual bersih-bersih kampung yang telah dilakukan masyarakat Paser jauh sebelum adanya kerajaan itu, memiliki arti dalam kehidupan masyarakat Paser, yakni menghormati para leluhur dan ketika berladang atau bekerja mendapat hasil melimpah.

Dalam prosesi upacara adat tersebut dilakukan dengan mengobati orang sakit dan mengusir roh jahat atau membersihkan kampung yang dilakukan semalaman, menggunakan berbagai sesaji dan pernak-pernik unik yang dipakai oleh “mulung” atau dukun.

Pesta Belian Adat Paser Nondoi Kabupaten Penajam, Paser Utara 2018, juga dimeriahkan dengan acara hiburan dan lomba, sehingga berlangsung lebih meriah.

Kegiatan budaya tersebut memadukan unsur budaya lokal dengan hiburan yang dikemas sebagai ajang menampilkan beraneka ragam budaya khas untuk melestarikan budaya asli Penajam Paser Utara. (bp/hb)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.