Areal Padi Di Wilayah Penajam Mencapai 15.090 Hektare

Ari B

Penajam, helloborneo.com – Areal tanam padi di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimatan Timur, mencapai lebih kurang 15.090 hektare meningkat dibandingkan 2017 yang seluas 12.000 hektare.

Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian Kabupaten Penajam Paser Utara Bambang Marjuki ketika dihubungi helloborneo.com, Sabtu mengatakan, areal persawahan seluas itu tersebar di empat kecamatan.

Hamparan tanam padi terluas di Kabupaten Penajam Paser Utara hingga saat ini menurut dia, berada di Kecamatan Babulu mencapai sekitar 10.246 hektare.

Areal tanam padi di wilayah Kecamatan Penajam tercatat sekisar 2.580 hektare, Kecamatan Waru sekitar 879 hektare dan hamparan tanam padi di Kecamatan Sepaku berkisar 1.385 hektare.

Penambahan areal tanam padi di Kabupaten Penajam Paser Utara tersebut menurut Bambang Marjuki, dikarenakan ada upaya optimalisasi lahan dari masyarakat petani Kabupaten Penajam Paser Utara.

Dengan penambahan areal tanam padi tersebut Bambang Marjuki meyakini, akan meningkatkan produksi padi di Kabupaten Penajam Paser Utara.

“Kami juga yakin produktifitas rata-rata padi di lahan persawahan petani akan mengalami peningkatan, sehingga menambah produksi padi Kabupaten Penajam Paser Utara,” tambahnya.

Bambang Marjuki menyatakan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, optimistis pada tahun ini  dapat memenuhi target swasembada beras.

Penambahan luas areal tanam padi di wilayah Penajam Paser Utara juga dipengaruhi musim hujan berkepanjangan, sebab sebagian lahan persawahan bergantung pada musim hujan atau menggunakan sistem tadah hujan.

Di sejumlah titik lahan persawahan di Kabupaten Penajam Paser Utara masih terkendala untuk pemenuhan air, sehingga masih banyak petani mengandalkan hujan untuk mengairi lahan persawahan.

Sebagai salah satu daerah penghasil padi terbesar di Provinsi Kalimantan Timur, kondisi irigasi di Kabupaten Penajam Paser Utara masih tergolong sangat minim. (bp/hb)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.