Disperindagkop Penajam Tambah Pangkalan Atasi Kelangkaan Elpiji

Bagus Purwa

Tabung Gas Melon.

Penajam, helloborneo.com – Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah atau Diperindagkop UKM Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, berencana menambah pangkalan penjualan elpji untuk mengantisipai kelangkaan elpiji bersubsidi yang sering terjadi di daerah itu.

“Penambahan pangkalan penjualan elpiji di sejumlah titik di wilayah Penajam Paser Utara bakal direalisasikan,” kata Kepala Disperindagkop UKM Kabupaten Penajam Paser Utara, Muhammad Sukadi Kuncuro ketika ditemui helloborneo.com, Senin.

Rencananya Disperindagkop UKM Kabupaten Penajam Paser Utara akan melakukan penambahan pangkalan penjualan elpiji tersebut di wilayah yang berada di Kecamatan Penajam, Babulu dan Kecamatan Sepaku.

Penambahan pangkalan penjualan elpiji di daerah tiga wilayah kecamatan tersebut menurut Kuncoro, ditetapkan karena keberadaan pangkalan penjualan elpiji masih minim, serta akses cukup jauh.

Masyarakat Kabupaten Penajam Paser Utara masih sering mengeluhkan kelangkaan elpiji ukuran tabung tiga kilogram atau elpiji bersubsidi.

Disperindagkop UKM Kabupaten Penajam Paser Utara memperbanyak pangkalan penjual elpiji untuk memperpendek biaya masyarakat membeli elpiji bersubsidi.

PT Pertamina (Persero) nantinya jelas Kuncoro, yang akan membagi elpiji ukuran tabung tiga kilogram secara merata kepada pangkalan penjual elpiji di setiap wilayah.

“Kuota elpiji bersubsidi tidak akan ditambah, hanya memperbaiki distribusinya untuk mencegah kelangkaan, serta pengecer yang biasanya menjual elpiji bersubsidi dengan harga tinggi,” ujarnya.

“Berkas menyangkut penambahan pangkalan penjualan elpiji di tiga wilayah kecamatan itu sudah kami serahkan kepada agen penjualan elpji,” ucapnya.

Disperindagkop UKM Kabupaten Penajam Paser Utara masih menunggu proses penambahan pangkalan penjualan elpiji di tiga lokasi di wilayah Penajam Paser Utara, tersebut dari PT Pertamina (Persero).

Diharapkan PT Pertamina (Persero) segara merealisasikan penambahan pangkalan elpiji itu, dan ditargetkan paling lambat sudah mulai dioperasionalkan pada Agustus 2019. (bp/hb)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses