DPRD Penajam Setuju Sediakan Anggaran Hadapi COVID-19 Rp5,9 Miliar

Ketua DPRD PPU, Jon Kenedi.

Ari B

Penajam, helloborneo.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, menyetujui pemerintah kabupaten setempat menyediakan anggaran sebagai upaya menghadapi mewabahnya Virus Corona Disease (COVID-19) lebih kurang Rp5,9 Miliar.

Ketua DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara, Jon Kenedi saat ditemui helloborneo.com, Jumat menyatakan. COVID-19 perlu menjadi prioritas sebab sudah cukup mengkhawatirkan, sehingga perlu ada penanganan pencegahan yang serius.

“Temuan pasien suspect atau terindikasi terinfeksi COVID-19 di wilayah Kalimantan Timur, perlu diwaspadai dan diantisipasi oleh Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara,” ujarnya.

Apalagi lanjut Jon Kenedi, Kabupaten Penajam Paser Utara menjadi akses penghubung darat antara wilayah Provinsi Kalimantan Timur dengan Kalimantan Selatan, sehingga rawan COVID-19 masuk ke wilayah Penajam Paser Utara.

Legislatif Kabupaten Penajam Paser Utara lanjut ia, menyetujui usulan pemerintah kabupaten setempat untuk menyediakan dana lebih kurang Rp5,9 miliar sebagai upaya menghadapi merebaknya COVID-19.

“Anggaran penanganan COVID-19 itu harus menjadi prioritas agar dapat dilakukan pencegahan dan penanganan,” tegas Jon Kenedi.

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara menetapkan anggaran untuk menghadapi wabah COVID-19 dalam rapat koordinasi pencegahan dan penanganan Virus COVID-19.

Anggaran tersebut bersumber dari dana insentif daerah serta Anggaran Pendapatan Belanja Daerah atau APBD Perubahan 2020 Kabupaten Penajam Paser Utara.

Dana itu ditetapkan pada dua OPD (organisasi perangkat daerah) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, yakni RSUD Ratu Aji Putri Botung sekitar Rp3,7 miliar dan Dinas Kesehatan sekisar Rp2,2 miliar.

DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara juga mendukung Rumah Sakit Daerah atau Ratu Aji Putri Botung membeli alat kesehatan untuk meningkatkan pelayanan.

“Mungkin ada keterbatasan peralatan dan perlengkapan, di RSUD untuk melakukan pencegahan dan penanganan COVID-19,” ucap politisi Partai Demokrat tersebut. (bp/hb)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.