Penajam Antisipasi Penyebaran COVID-19 Melalui Transmisi Lokal

Ari B

Sekretaris Kabupaten PPU, Tohar.

Penajam, helloborneo.com – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, mengambil langkah antisipasi setelah mengetahui ditemukannya penyebaran virus corona jenis baru alias COVID-19 di daerah itu melalui transmisi lokal atau penularan lokal.

Sekretaris Daerah Kabupaten Penajam Paser Utara, Tohar saat ditemui helloborneo.com, Kamis menjelaskan ada kasus positif virus corona tertular dari pelaku perjalanan ke Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Penularan melalui transmisi lokal diperoleh dari kontak langsung pasien positif COVID-19 dari pelaku perjalanan ke Kabupaten Gowa, atau terjadinya interaksi dengan lingkungannya.

“Kasus transmisi lokal itu perlu menjadi perhatian semua pihak untuk menekan penularan virus corona agar tidak semakin meluas,” ujar Tohar.

Untuk menekan jumlah penularan lokal COVID-19 tersebut lanjut Sekda, pemerintah kabupaten membuat tanda khusus berupa stiker bagi warga pelaku perjalanan ke Kabupaten Gowa.

Tim Gugus Tugas Penanganan Percepatan COVID-19 Kabupaten Penajam Paser Utara akan memasang atau menempel tanda khusus berupa stiker tersebut di rumah warga yang terdata pelaku perjalanan ke Kabupaten Gowa.

Pemasangan tanda khusus berupa stiker bertuliskan “Dalam Pengawasan” itu akan dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Penajam Paser Utara Hamdam.  

“Ada sekitar 32 rumah warga yang menjadi target pemasangan stiker oleh Tim Gugus Tugas Penanganan Percepatan COVID-19 Kabupaten Penajam Paser Utara,” jelas Tohar.

Pemasangan tanda khusus berupa stiker tersebut menurut Sekda, agar warga yang memiliki riwayat perjalanan dari Kabupaten Gowa melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masng.

Langkah tegas Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara itu dilakukan menyusul bertambanya pasien positif COVID-19 yang sampai saat ini tercatat 14 orang.

Tohar juga mengimbau bagi warga yang berada di sekitarnya tidak bersikap berlebihan dan mengucilkan, karena orang dalam pemantauan (ODP) maupun pasien dalam pengawasan (PDP) perlu mendapat perhatian selama menjalani karantina. (adv/bp/hb)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.