Disdukcapil Penajam Pasang Dinding Plastik Pembatas Loket Pelayanan

Ari B

Kepala Disdukcapil PPU, Suyanto.

Penajam, helloborneo.com – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil atau Disdukcapil Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, berencana akan memasang dinding plastik pembatas di loket pelayanan untuk menekan penyebaran Corona Virus Disease atau COVID-19.

Kepala Disdukcapil Kabupaten Penajam Paser Utara, Suyanto saat ditemui, Rabu mengatakan dinding plastik akan dipasang di bagian loket pelayanan untuk pembatas antara petugas dengan masyarakat yang mengurus administrasi kependudukan.

Pantuan helloborneo.com, warga masih ramai antre di ruang tunggu Kantor Disdukcapil Kabupaten Penajam Pasr Utara, mengurus dokumen kependudukan.

“Dalam satu hari tidak kurang 50 orang yang datang ke Kantor Disdukcapil untuk mengurus administrasi kependudukan,” ungkap Suyanto.

Dengan masih ramainya masyarakat mendatangi Kantor Disdukcapil Kabupaten Penajam Paser Utara tersebut, artinya pelayanan secara online (daring) masih kurang diminati.

Disdukcapil Kabupaten Penajam Paser Utara terus berupaya memaksimalkan pelayanan di tengah mewabahnya COVID-19 saat ini.

Selain memesan dinding plastik pembatas yang akan dipasang di loket pelayanan, Disdukcapil Kabupaten Penajam Paser Utara juga memesan alat pelindung diri meliputi masker, serta alat pengukur suhu tubuh.

“Kami tengah memesan sejumlah kebutuhan untuk antisipasi penularan virus corona dalam melakukan pelayanan administrasi kependudukan,” ujar Suyanto.

“Seharusnya pelayanan langsung atau tatap muka dibatasi, tapi karena warga tetap datang ke kantor, sehingga perlu dilengkapi pelindung,” ucapnya.

Disdukcapil Kabupaten Penajam Paser Utara lanjut ia, sudah memperketat pelayanan administrasi kependudukan tatap muka langsung dengan menggunakan layanan daring, namun masyarakat masih saja datang ke Kantor Disdukcapil.

Sehingga Disddukcapil Kabupaten Penajam Paser Utara kata Suyanto, berinisiatif mengadakan alat pengukur suhu, sarana cuci tangan, masker serta dinding plastik pembatas di loket pelayanan agar ada jarak antara petugas dan warga. (bp/hb)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.