Dana Desa tertinggi Yang Didapatkan Desa di Penajam Capai Rp7 Miliar

Bagus Purwa

Foto Kabid Pemdes DPMD PPU, Nurbayah.

Penajam, helloborneo.com – Dana desa tertinggi yang didapatkan desa di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, mencapai Rp7 miliar, kata Kepala Bidang Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) setempat Nurbayah.

“Dana desa itu bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD),” ujar Nurbayah ketika ditemui helloborneo.com di Penajam Jumat.

Sedangkan dana desa terendah yang diterima desa di Kabupaten Penajam Paser Utara lanjut ia, yakni sekisar Rp2,7 miliar.

Pembagian dana desa yang bersumber dari APBN dan APBD tersebut untuk masing-masing desa jelas Nurbayah, tidak bisa disamakan karena perhitungan pembagiannya berdasarkan empat faktor.

Perhitungan pembagian dana desa itu menurut dia, berdasarkan jumlah penduduk dan jumlah penduduk miskin, luas desa, serta indeks kesulitan geografis.

Total dana desa yang bersumber dari APBN dan APBD untuk disalurkan kepada 30 desa di Kabupaten Penajam Paser Utara pada 2021, lebih kurang Rp111,8 miliar.

“Anggaran dana desa itu terbagi, sekitar Rp38,7 miliar bersumber dari APBN dan sekisar Rp73 miliar bersumber dari APBD,” ucap Nurbayah.

Kecamatan Penajam kata Nurbayah, mendapatkan dana desa sekisar Rp12,5 miliar untuk disalurkan kepada empat desa, dan Kecamatan Waru sekitar Rp12,4 miliar untuk diberikan kepada tiga desa.

Sementara Kecamatan Babulu mendapatkan dana desa sekitar Rp46,4 miliar untuk diberikan kepada 12 desa, serta Kecamatan Sepaku sekisar Rp40,3 miliar untuk disalurkan kepada 11 desa.

Nurbayah berharap dana desa tersebut benar-benar digunakan untuk pembangunan di masing-masing desa, jangan sampai disalahgunakan karena dana desa untuk kepentingan masyarakat.

Dana desa yang bersumber dari APBN dan APBD itu untuk pembangunan sumber daya manusia, kesehatan, pendidikan, perekonomian, dan juga untuk gaji aparat desa serta lainnya berkaitan dengan kegiatan desa. (bp/hb)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.