Kabupaten PPU Menunggu Kelanjutan Program Cetak Sawah Baru Pusat

Foto Ketua DPRD PPU, Jon Kenedi.

Penajam, helloborneo.com – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Penajam Paser Utara Jon Kenedi di ruangannya, Senin tanggal 15 maret 2021, berharap program cetak sawah baru dari pemerintah pusat kembali dilanjutkan di tahun 2021.

“Program cetak sawah baru di tahun 2020 resmi dibatalkan karena pemerintah pusat memfokuskan anggaran untuk penanganan penyebaran virus corona. Semoga tahun 2021 ini kembali dibuka”. ungkap Jon Kenedi kepada helloborneo.com.

Menurut Jon Kenedi, Kabupaten Penajam Paser Utara di tahun 2020 mendapat jatah pembukaan sawah baru seluas 1.000 hektare, namun pelaksanaannya ditunda karena pemerintah pusat mengalihkan anggarannya untuk kepentingan penanganan covid-19.

Program pencetakan sawah baru menurut politisi partai demokrat Kabupaten Penajam Paser Utara, Jon Kenedi sangat penting demi memacu peningkatan produksi padi sebagai persiapan pemindahan ibu kota negara baru.

Saat ini luas lahan pertanian atau sawah produktif di wilayah penajam paser utara baru terdata sekitar 13.000 hektare. Sementara luas lahan sawah yang belum tergarap kurang lebih 5000 hektare. Lahan pertanian produktif di Kabupaten Penajam Paser Utara berada di wilayah kecamatan babulu.

“Kalau saya dengar dari kementrian pertahanan ada mau buka lahan hampir sekitar 1000 hektare tapi sampai saat ini kami masih menunggu. Ya kalau bisa lebih dari itu karena kebutuhan ibu kota negara sangat banyak dan kami belum bisa mengatasi itu. Rencananya di tahun ini tapi masih kita tunggu”. Ujar Jon Kenedi. (adv/hb)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses