DPC Kahutindo PPU: Buruh Tak Seburuk yang Kau Kira

Foto Istimewa.

Penajam, helloborneo.com – Di tengah masa Pandemi Covid-19 seperti saat ini banyak perekonomian seluruh Negara terpukul termasuk juga perekonomian Indonesia. Banyak perindustrian dan perusahaan yang membatasi produktivitas atau bahkan menghentikan aktivitasnya dengan tujuan memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Para buruh menjadi profesi yang sangat terpukul saat ini karena banyak buruh yang di rumahkan bahkan di PHK oleh perusahaan tempat ia bekerja akibat perusahaan tidak membayar gaji, tak dapat perizinan beraktivitas di tengah Pandemi Covid-19 ataupun dikarenakan membengkak biaya produksi.

Menjelang peringatan hari besar untuk kaum buruh seluruh dunia atau yang bisa disebut Mayday 1 Mei 2021 banyak keluh kesah yang ingin disampaikan oleh buruh yaitu seperti kesenjangan sosial, kurangnya upah dibayarkan banding beban biaya hidup, Asuransi yang tak dibayarkan dan beberapa fasilitas penunjang belum ideal.

Mayday tahun ini organisasi buruh Nasional yaitu FS. Kahutindo Kabupaten Penajam Paser Utara memaknainya dengan bijak walaupun semangat untuk menyelaraskan hak-hak buruh tetap harus diutamakan, tutur Asrul Padupai, A.P.Kom., S.H. selaku ketua DPC. FS. Kahutindo Kabupaten Penajam Paser Utara.

“Kami kaum buruh sangat paham bahwa dimasa Pandemi saat ini, harus berjalan selaras dengan para pengusaha untuk meningkatkan perekonomian. Sehingga Mayday untuk tahun ini kami mohon do’anya kepada seluruh elemen masyarakat agar Pandemi cepat berlalu serta meningkatnya iklim investasi di Kabupaten Penajam Paser Utara serta kami memohon dukungannya agar para perwakilan FS. Kahutindo di Provinsi Kalimantan Timur dapat memperjuangkan nasib buruh di Kabupaten Penajam Paser Utara yang di dzolim oleh pengusaha maupun regulasi asuransi, ” terang Asrul Padupai.

“Kami juga mengimbau kepada seluruh elemen buruh khususnya yang tergabung dalam FS. Kahutindo untuk dapat bersama-sama dan bergotong royong dalam menjaga kondusifitas keamanan dan tetap mematuhi protokol kesehatan guna memutus penyebaran virus Covid-19. Serta mengucapkan banyak terima kasih kepada bapak-bapak Polisi yang selalu bekerja sama dan membimbing kami dalam menyampaikan aspirasi,” pungkasnya. (adv/tan/hb)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.