N Rahayu

Berau, helloborneo.com – Bupati Berau Sri Juniarsih menyebutkan peningkatan PAD (pendapatan asli daerah) kabupaten pada 2020 disumbang pungutan dari sektor pajak.
Sri Juniarsih menjelaskan realisasi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah atau APBD 2020, pendapatan direncanakan lebih kurang Rp2.283.899.657.112,93, tetapi terealisasi sekitar Rp2.356.039.778.496,33 atau hanya 103,16 persen.
“Sehingga terdapat lebih target pendapatan sekisar Rp72.140.121.383,40. Pendapatan kabupaten meningkat disebabkan oleh peningkatan PAD dari pungutan pajak Restoran dan PJU (penerangan jalan umum),” ujarnya.
“Untuk lebih meningkatkan PAD akan digenjot dari sektor UMKM (usaha mikro kecil menengah), pariwisata, serta pandapatan dari Perusahaan Daerah ata Perusda,” tambah Sri Juniarsih.
Pada APBD 2020 menurut Bupati, ada kelebihan target penerimaan dari dana transfer berasal dari kurang bayar bagi hasil pajak dan bagi hasil (SDA) sumber daya alam tahun sebelumnya dari pemerintah pusat.
Laporan pertanggujawaban keuangan APBD 2020 lanjut Sri Juniarsih, telah diserahkan kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD Kabupaten Berau, Selasa (29/6).
Penyerahan laporan pertanggungjawaban keuangan APBD kepada legislatif tersebut sesuai Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015 Tentang Pemerintahan Daerah dan Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 Tentang Pengelolaan Keuangan Daerah.
Regulasi itu menyebutkan kepala daerah menyampaikan Raperda (rancangan peraturan daerah) Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD kepada DPRD paling lambat enam bulan setelah pelaksanaan APBD tahun sebelumnya.
Laporan pertanggungjawaban keuangan yang disampaikan juga telah diperiksa oleh Badan Pemeriksa Keuangan atau BPK paling lambat enam bulan setelah tahun anggaran berakhir.
Tujuannya untuk memberikan gambaran mengenai pelaksanaan APBD setiap tahun anggaran sebagai bahan kajian untuk meningkatkan efesisensi, efektifitas dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan.
“Penyampaian laporan keuangan APBD itu sesuai undang-undang, dan perlu ada beberapa yang diubah, Salah satunya peningkatan sektor pariwisata, serta Perusda juga wajib tingkatkan PAD kabupaten,” kata Ketua DPRD Kabupaten Berau Madri Pani ketika ditemui terpisah. (bp/hb)
















