Kuota Vaksin Virus Corona di Kota Balikpapan Sangat Terbatas

Joko Sugiarto

Foto Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud.

Balikpapan, helloborneo.com – Kuota atau jatah vaksin virus corona di Kota Balikpapan sangat terbatas, sedangkan kasus COVID-19 terus melonjak tajam di daerah itu.

Wali Kota Balipapan Rahmad Mas’ud saat ditemui helloborneo.com, Selasa mengungkapkan, jatah vaksin COVID-19 Kota Balikpapan sangat terbatas, dan sampai hari ini masih menunggu kedatangan vaksin tambahan dari pemerintah pusat.

Pemerintah Kota Balikpapan berharap segera mendapatkan kuota vaksin virus corona tambahan mengingat perkembangan kasus COVID-19 di di daerah itu terus melonjak tajam akhir-akhir ini.

Data yang tercatat pada Minggu (11/7) warga Kota Balikpapan yang terkonfirmasi positif  menyentuh 291 orang dengan angka kematian 15 orang.

Pemerintah Kota Balikpapan mempersiapkan bank data agar program vaksinasi COVID-19 berjalan sesuai dengan yang diinginkan, yakni mempermudah dan meminimalisir kerumunan masyarakat yang ingin divaksin.

“Kami juga bank data, ketika vaksin sudah kami terima, maka pendaftar vaksinasi yang urutan teratas akan segera dilakukan vaksinasi. Antrian pasti ada melihat banyaknya antusias masyarakat yang ingin divaksin, tetapi mungkin tidak seberapa panjang,” ucap Rahmad Mas’ud.

“Masyarakat yang ingin divaksin bisa mendaftar langsung di website vaksinasi.balikpapan.go.id/umum,” tambahnya.

Sedangkan bagi masyarakat pemilik KTP (kartu tanda penduduk) non-Balikpapan jelas Rahmad Mas’ud, tetap bisa mendapatkan vaksin COVID-19 dengan persyaratan melengkapi surat domisili dengan tembusan kelurahan setempat.

Sementara untuk persyaratan lainnya warga dapat divaksin virus corona minimal berusia 18 tahun. (bp/hb)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.