Bencana Banjir di India, 46 Tewas

Tun MZ

Mobil-mobil di sebuah hotel resor terendam banjir akibat Sungai Kosi meluap yang dipicu hujan lebat di Taman Nasional Jim Corbett di Uttarakhand, India, Selasa, 19 Oktober 2021. (AP Photo/Mustafa Quraishi)
Mobil-mobil di sebuah hotel resor terendam banjir akibat Sungai Kosi meluap yang dipicu hujan lebat di Taman Nasional Jim Corbett di Uttarakhand, India, Selasa, 19 Oktober 2021. (AP Photo/Mustafa Quraishi)

New Delhi, helloborneo.com – Sedikitnya 46 orang tewas dan beberapa lainnya hilang setelah banjir yang dipicu oleh hujan lebat melanda negara bagian Uttarakhand di India utara, kata sejumlah pejabat, Rabu (20/10).

Tim penyelamat, sepanjang Selasa malam (19/10), berusaha mengambil mayat-mayat yang terjebak di bawah bangunan-bangunan yang hancur akibat tersapu banjir dan tanah longsor, kata S. A. Murugeshan, kepala badan penanggulangan bencana negara bagian itu. Tim itu juga mengevakuasi warga yang berada di kawasan yang rentan. Pada Selasa (19/10), para pejabat mengatakan 22 orang tewas akibat bencana itu.

Negara bagian di kawasan pegunungan itu telah dilanda hujan yang tak henti-hentinya selama tiga hari terakhir. Banyak jalan tertutup banjir, dan beberapa jembatan hancur. Banjir itu juga mengakibatkan tanah longsor di beberapa kawasan sehingga menghancurkan sejumlah rumah.

Lebih dari 2.000 anggota paramiliter dan polisi sipil telah dikerahkan untuk mengatasi bencana itu.

Departemen Meteorologi India mengatakan hujan kemungkinan akan surut di Uttarakhand pada Rabu, tetapi memperingatkan hujan lebat yang lebih deras akan turun di wilayah timur laut dan selatan negara itu.

Mayoritas kematian di Uttarakhand dilaporkan terjadi di kota Nainital, di mana 28 orang tewas pada Selasa, kata Murugeshan. Sebagian besar kematian disebabkan oleh rumah dan bangunan yang runtuh akibat hujan deras, tambahnya.

Video-video yang beredar di media sosial menunjukkan Sungai Gangga terlihat meluap di Rishikesh, begitu pula Danau Nainital yang indah. (voa/tan)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.