N Rahayu
Berau, helloborneo.com – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Berau optimis bisa memberangkatkan calon jemaah haji pada tahun 2022 mendatang.
Berkaca pada pandemic covid-19 saat ini yang kian menurun ditambah kebijakan dalam menjaga jarak di Masjidil Haram yang saat ini telah dicabut oleh Pemerintah Arab.
Kepala Kemenag Kabupaten Berau, Sulaiman menerangkan Calon Haji (Calhaj) yang tertunda keberangkatannya menjadi prioritas utama pemberangkatan sambil menunggu persiapan hal-hal lain, seperti kloter calon Jemaah haji tahun berikutnya yang saat ini masih belum pasti.
“Dalam segala masalah kesiapan, dokumen dan lainnya. Kita fokus untuk memberangkatkan calon Jemaah Haji yang tertunda tahun kemarin,” tuturnya, Kamis (21/10/2021).
Dirinya berharap haji pada tahun mendatang tidak ada lagi kendala yang menyangkut calhaj maupun aturan baru yang harus disesuaikan.
“Mudah-mudahan tidak ada lagi kendala yang berarti. Apa lagi pandemic covid-19 saat ini kita lihat telah menurun dan ibadah haji pun telah mulai mendapatkan kelonggaran, tidak lagi diberi jarak seperti sebelumnya,” ungkapnya.
Ia juga mengatakan prosesi ibadah haji bisa dibuka semua, baik di Mekah maupun di Madinah, dan harapannya pelaksanaan ibadah haji serta umrahnya juga dapat terlaksana dengan lancar.
Meski persiapan pemberangkatan calhaj saat ini mulai terlihat, namun sebaliknya pengurusan paspor calhaj dipantau Kantor Imigrasi Kelas III Tanjung Redeb saat ini masih nihil.
“Walaupun saat ini sudah ramai di media massa berita mengenai umrah yang sudah dibuka, namun untuk orang yang ingin membuat paspor hingga saat ini masih belum ada,” ungkap Kepala Imigrasi Kelas III Tanjung Redeb, Misnan, saat ditemui dikantornya.
Misnan menerangkan minimnya calhaj yang mengurus paspor karena minimnya informasi maupun masa berlaku paspor yang masih panjang.
“Pihak kita memang sudah sering berkoordinasi dengan Kemenag, selain itu ada juga persyaratan dari Kemenag bahwa yang umrah itu harus memiliki izin. Kalau koordinasi sering tapi lonjakan pembuatan paspor para calhaj belum terlihat,” tutupnya.
Data calhaj yang diberikan Kemenag saat ini, dari total 149 Calon Haji, 14 orang diantaranya masa berlaku paspornya akan habis pada 2022. Dalam mengantisipasi hal tersebut pihaknya akan mengupayakan perpanjangan paspor dapat segera selesai. (sop/tan)
















