Muh Riskiullah
Balikpapan, helloborneo.com – DPRD Kota Balikpapan meminta agar cakupan vaksinasi Covid-19 pelajar di kota Balikpapan terus ditingkatkan, guna meningkatkan kepercayaan orang tua dalam kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sekolah.
“Kita berharap ya bawa cakupan vaksinasi Covid-19 ini dapat ditingkatkan sehingga dapat meningkatkan tingkat kepercayaan masyarakat dalam mengikuti pembelajaran secara tatap muka,” kata Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Balikpapan, Sandy Ardian kepada wartawan, pada sabtu (21/10/2021).
Ia menjelaskan, bahwa pemberian vaksin Covid-19 ini tidak membuat seseorang kebal terhadap penyebaran covid-19 namun mampu menurunkan efek resiko yang diderita.
Berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan PTM yang telah dibuka sejak 11 Oktober 2021 lalu, sejumlah sekolah sudah mengikuti dan memenuhi standar prokes yang disyaratkan. Diantaranya dengan melakukan pembatasan jumlah siswa yang terlibat termasuk juga mengatur jam masuk anak sekolah.
Hal ini dilakukan untuk menghindari adanya potensi penyebaran Covid-19 di sekolah di tengah kegiatan pembukaan kegiatan PTM.
Politisi fraksi PKS ini juga mengungkapkan, jumlah orang tua yang mengizinkan anaknya untuk mengikuti PTM di sekolah juga meningkat, hal ini didorong beberapa faktor diantaranya untuk mengurangi tingkat kejenuhan anak selama belajar daring di rumah, termasuk juga efektivitas pembelajaran secara daring yang masih banyak dipertanyakan.
“Masyarakat tetap diminta untuk selalu waspada dengan segala potensi penyebaran Covid-19 dengan selalu menjalankan prokes. Saya melihat bahwa keinginan orang tua untuk melibatkan anaknya dalam proses pembelajaran tatap muka ini juga berangsur-angsur meningkat. Dan ini dilakukan untuk meningkatkan kewaspadaan karena memang saat ini beberapa negara sedang terjadi peningkatan jumlah kasus Covid-19,” tutup Sandy. (sop/tan)
















