Wanita Cantik Asal Paser Dinobatkan The Winner Putri Hijab Kaltim 2021

TB Sihombing

Nur Himeldah Devtriana berusia 19 tahun dinobatkan sebagai The Winner Putri Hijab Provinsi Kalimantan Timur 2021. (Ist)
Nur Himeldah Devtriana berusia 19 tahun dinobatkan sebagai The Winner Putri Hijab Provinsi Kalimantan Timur 2021. (Ist)

Paser, helloborneo.com – Wanita berparas cantik asal Kabupaten PaserNur Himeldah Devtriana berusia 19 tahun dinobatkan sebagai The Winner Putri Hijab Provinsi Kalimantan Timur 2021.

Mahasiswi Program Studi Psikologi Universitas Muhammadiyah Kaltim tersebut bakal mewakili Provinsi Kalimantan Timur pada ajang nasional.

“Alhamdullilah menang setelah melewati serangkaian tahapan. Awalnya tidak menyangka, karena waktu itu diajak teman. Padahal lagi fokus kuliah dan organisasi, tapi saya tetap bersyukur,” ucap Melda sapaan akrabnya ketika ditemui helloborneo.com di Paser, Senin.

Mulanya meragukan capaian yang torehnya, melihat puluhan peserta lain yang mengikuti audisi tersebut jelasnya, namun melakukan usaha terbaik adalah kunci terhadap sebuah hasil.

Dan akhirnya menjadikan wanita segudang prestasi tersebut, menjadi salah satu perwakilan Provinsi Kalimantan Timur yang berhak melanjutkan ke jenjang lebih tinggi atau ajang nasional di Kota Bandung pada akhir November 2021.

Wanita kelahiran Pasuruan, 24 Desember 2022 tersebut berhasil memenangkan acara yang diselenggarakan Putri Hijab Indonesia secara virtual, dengan mengalahkan 26 peserta lainnya melewati beberapa tahapan mulai Juli sampai Oktober 2021 yang digelar serentak di 21 provinsi lainnya di Indonesia.

Mahasiswi yang aktif organisasi serta memiliki beragam prestasi pada bidang Story Telling dan Public Speaking, yang menghabiskan masa pendidikan wajibnya di Kabupaten Paser tersebut memohon dukungan dari seluruh masyarakat, khususnya Kabupaten Paser sebagai Putri Hijab asal Provinsi Kalimantan Timur untuk berlaga di kancah nasional. 

“Sebagai muslimah yang mewakili Provinsi Kaltim, saya mohon doa dan dukungan seluruh pihak. Khususnya daerah asal saya Kabupaten Paser, karena ajang ini merupakan kali kedua diikuti Kaltim dan kali pertama putri asal Kabupaten Paser,” ucapnya.

Ia juga berharap dengan penobatan sebagai The Winner Putri Hijab Provinsi Kalimantan Timur 2021 dan mewakili Kaltim pada ajang Putri Hijab Indonesia mampu memberi dampak positif terhadap masyarakat khususnya wanita agar menjadikan hijab bukan hanya sebagai fashion belaka, namun sebagai kewajiban karena hijab adalah sebuah identitas mahkota perempuan muslim.

“Harapannya dapat memberikan dampak positif bagi perempuan muslim. Pastinya punya tanggung jawab juga untuk menginspirasi dan bermanfaat bagi orang lain. Ini juga akan saya sampaikan untuk membawa nama baik Kaltim di tingkat Nasional,” kata dia.

Selama mengikuti ajang bergengsi pada 24 hingga 27 November 2021, Melda akan menjalani masa karantina. Pelaksanaan menuju Grand Final akan dijalani bersama 2 rekannya yang merupakan Runner Up satu dari Kabupaten Berau, dan Runner Up dua dari Kabupaten Kutai Barat. 

Namun kebutuhan biaya menjadi jadi salah satu persoalan pada proses menuju perhelatan Putri Hijab Indonesia tersebut. (bp/tan)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses