Pemprov Kalsel Targetkan 30 Ribu Hektar Penanaman Pohon

Joko Sugiarto

Penanaman pohon di Kalimantan Selatan. (Ist)
Penanaman pohon di Kalimantan Selatan. (Ist)

Banjarmasin, helloborneo.com – Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) terus mengupayakan secara masif penanaman pohon di Bumi Lambung Mangkurat.

Hal ini diungkapkan Plt Kadishut Kalsel, Fatimatuzzahra. Perempuan yang akrab disapa Ibu Aya ini mengatakan, pihaknya secara masif terus melakukan penanaman pohon di Kalsel.

“Pada 23 November 2021 nanti, kami akan kembali menanam pohon, dalam rangka Hari Menanam Pohon Indonesia,” ucapnya.

Terkait penanaman pohon ini. Dishut Kalsel terus melakukan koordinasi dengan penggiat lingkungan di Kalsel, Forkompinda Kabupaten/Kota, KPH (Kelompok Petani Hutan), Dinas Lingkungan Hidup se-Kalsel, dan mahasiswa. Acara ini nantinya diselenggarakan serentak di 13 Kabupaten/Kota di seluruh Kalsel.

“Kami juga menggandeng penggiat lingkungan, unsur kabupaten dan kota, KPH, seluruh Dinas LH se-Kalsel, dan mahasiswa juga kita libatkan untuk menanam pohon di KHD TK Tahura,” sambungnya.

Adanya sinergitas tersebut, Ibu Aya optimis acara tanam pohon ini dapat berjalan sukses.

“Saya yakin ketika, penggiat lingkungan terlibat, acara ini akan sukses. Karena mereka adalah orang-orang yang sering bersosialisasi dengan masyarakat. Baik di desa maupun RT,” ungkapnya.

Dalam event kali ini, Dishut Kalsel turut mensupport bibit pohon untuk penanaman massal yang nantinya digelar pada 23 November itu. Dishut Kalsel menyediakan berbagai macam bibit pohon yang nantinya akan ditanam dalam rangka hari Menanam Pohon Indonesia.

“Bibitnya bisa tanaman kayu misalnya sengon, mahoni, trembesi. Juga banyak tanaman pohon buah produktif yang nanti kita tanam,” tandasnya.

Sebagai informasi, Dishut Kalsel tiap tahun menargetkan penanaman pohon sebanyak 30 ribu hektare di Kalimantan Selatan. (tan)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.