Tunisia Cegat Lebih dari 200 Migran yang Bergerak Menuju Pantai Italia

Tun MZ

Seorang petugas Palang Merah Spanyol tampak berusaha menenangkan seorang migran di wilayah Ceuta di perbatasan antara Maroko dan Spanyol. (Foto: AP/Bernat Armangue)
Seorang petugas Palang Merah Spanyol tampak berusaha menenangkan seorang migran di wilayah Ceuta di perbatasan antara Maroko dan Spanyol. (Foto: AP/Bernat Armangue)

Italia, helloborneo.com – Pihak berwenang Tunisia pada Minggu (21/11) mengatakan mereka telah mencegat lebih dari 200 migran yang berusaha mencapai pantai Italia dalam sembilan operasi terpisah.

“Dalam konteks perang melawan imigrasi ilegal, unit-unit dari kawasan utara, selatan dan tengah, berhasil menggagalkan sembilan upaya penyeberangan melalui jalur laut” dalam operasi yang dilakukan dari Sabtu (20/11) hingga Minggu (21/11), kata juru bicara Garda Nasional Houssem Eddine Jebabli.

Pencegatan terhadap 223 migran dari berbagai negara Afrika, termasuk di antaranya 111 warga Tunisia itu, terjadi di tengah laut dan di tepi pantai, kata pihak garda nasional.

Akhir bulan lalu, garda pantai Tunisia mengatakan pihaknya telah menggagalkan enam upaya keberangkatan dan menyelamatkan 125 migran dalam perjalanan menuju Eropa, 112 di antaranya dari negara di wilayah sub-Sahara Afrika.

Pada Oktober lalu, empat migran Tunisia tewas dan 19 lainnya hilang setelah kapal yang mereka tumpangi tenggelam di wilayah pantai timur negara itu.

Lebih dari 58.800 migran telah memasuki Italia sejak awal tahun ini, kebanyakan lewat jalur laut, menurut badan pengungsi PBB.

Lebih dari 1.300 orang tewas atau hilang ketika berusaha menyeberangi Laut Tengah, terutama dalam perjalanan menuju ke Italia, Spanyol dan Yunani. (voa/tan)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.