Jaksa Ajukan Tuntutan Awal Terhadap Tersangka Penabrak Parade Natal

Tun MZ

Wali Kota Waukesha Shawn Reilly dalam konferensi pers di Balai Kota Waukesha, Wisconsin, Senin, 22 November 2021. (AP/Jeffrey Phelps)
Wali Kota Waukesha Shawn Reilly dalam konferensi pers di Balai Kota Waukesha, Wisconsin, Senin, 22 November 2021. (AP/Jeffrey Phelps)

Wisconsin, helloborneo.com – Para jaksa di negara bagian Wisconsin menyatakan mereka memperkirakan pada hari Selasa (23/11) akan mengajukan tuntutan awal terhadap seorang lelaki yang dituduh mengemudikan sebuah mobil SUV ke arah sebuah parade Natal, menewaskan lima orang dan mencederai 48 lainnya.

Sementara itu ratusan orang berkumpul Senin malam untuk mengadakan malam renungan di Waukesha untuk menghormati korban tewas dan cedera.

Wali Kota Waukesha, Shawn Reilly, mengatakan, “Malam ini, acara renungan ini merupakan langkah kecil pertama dalam penyembuhan bagi masyarakat kita.” Ia menambahkan bahwa perlu banyak langkah lagi yang harus dilakukan untuk mengakhiri rasa pedih akibat peristiwa tersebut.

Sebelumnya pada hari Senin, Kepala Polisi Waukesha Dan Thompson mengatakan mereka masih belum menemukan motif serangan itu dan tidak ada bukti bahwa kecelakaan Minggu malam di pinggiran kota Milwaukee ini terkait dengan terorisme.

Polisi menyatakan peristiwa ini terjadi beberapa menit setelah tersangka terlibat dalam perselisihan rumah tangga. Thompson mengatakan, tersangka menerobos barikade dan pasukan yang menjaga parade itu. Sewaktu seorang polisi berusaha menghentikannya, ia terus melaju, lanjutnya.

Thompson mengatakan Darrell Brooks, warga Milwaukee berusia 39 tahun, tidak sedang dikejar oleh polisi ketika itu. Brooks didakwa dengan lima tuduhan pembunuhan disengaja.

Mereka yang tewas dalam insiden itu adalah empat perempuan dan seorang lelaki berusia 81 tahun.

Para petugas rumah sakit menyatakan 48 orang cedera, dan 10 anak-anak masih berada dalam perawatan intensif.

Sebuah stasiun televisi lokal Milwaukee, mengutip polisi dan sumber di pengadilan, mengatakan, Brooks dibebaskan hari Jumat (19/11) dari penjara setelah membayar jaminan pembebasan untuk tuduhan-tuduhan terdahulu terhadapnya, yang mencakup kekerasan fisik dan perilaku tidak tertib. (voa/tan)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses