Yor MS

Balikpapan, helloborneo.com – Mabes Polri bakal mencomot atau mengambil personel Polda Kaltim seiring pemindahan ibu kota negara atau IKN Indonesia yang baru ke sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan sebagian Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Kaltim Kombes Pol Yusuf Sutejo saat ditemui helloborneo.com di Balikpapan, Rabu mengatakan, menyangkut penempatan personel di Mabes Polri di IKN yang baru tidak menutup kemungkinan akan ada personel Polda Kaltim yang dimutasi.
“Bisa saja kemungkinan bahwa personil Polda Kaltim akan dimutasi ke Mabes Polri di IKN, karena yang mengetahui wilayah,” ujarnya.
Proses pemindahan IKN Indonesia di sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan sebagian Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur turut dibarengi dengan pemindahan perangkat aparatur.
Badan Perencanaan Pembangunan Nasional atau Bappenas masih terus menggodok atau membahas pemindahan IKN tersebut bersama pemerintah daerah, dan lembaga vertikal lainnyya seperti TNI dan Polri di daerah.
“Kami juga turut melakukan pemaparan kepada Bappenas terkait rencana pemindahan ibu kote negara Indonesia itu,” ucap Yusuf Sutejo.
“Pemindahan Mabes sudah buat pokja (kelompok kerja), tinggal nanti kalau memang sudah diluncurkan (launching). Payung hukumnya belum ada, kalau undang-undangnya sudah diketok oleh DPR, akan jalan dan Polda Kaltim siap,” tambahnya.
Mabes Polri turut akan ditempatkan di antara 56 ribu hektare wilayah IKN ungkapnya, pada tahap awal, prosesnya difokuskan pada pembangunan infrastruktur.
“Untuk lokasi sudah jelas di antara 56 ribu yang disiapkan di lokasi IKN. Utamanya pembangunan infrastruktur perkantoran pemerintah beserta tempat tinggal ASN yang ada di sana. Sedangkan personel disiapkan oleh Mabes,” jelas Yusuf Sutejo. (bp/hb)
















