Reses, Hendrawan Putra Tampung Usulan Peningkatan Infrastruktur dan Alat Penunjang Pertanian dan Nelayan

TB Sihombing

Reset Hendrawan Putra, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Paser. (TBS)
Reset Hendrawan Putra, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Paser. (TBS)

Paser, helloborneo.com – Serap aspirasi dilakukan Ketua Komisi I DPRD Paser, Hendrawan Putra. Pelaksanaan reses ini tak disiasiakan warga melalui ketua RT, kelompok tani maupun kelompok nelayan. Karena data menyampaikan secara langsung uneg-uneg dan keinginan masyarakat kepada legislator.

Reses yang dilaksanakan di Gang Rahayu, Kelurahan Tanah Grogot, Kecamatan Tanah Grogot, secara bergantian menyampaikan keinginan. Mulai masalah infrastruktur, seperti jalan, drainase, gapura gang, bantuan kelompok tani dan nelayan disuarakan. Termasuk keluhan banyaknya aliran parit yang tersumbat, seperti di Jalan Kartini.

“Kami mengusulkan semenisasi gang itu lebarnnya tiga meter dengan panjang 80 meter. Semoga ini dapat direalisasikan,” sebut Ketua RT 4, Sudirman, Rabu (1/12/2021) malam.

Dikatakan Hendrawan Putra, pada anggaran 2022 bakal membagikan bantuan untuk beberapa kelompok tani dan nelayan. Terutama hibah dalam bentuk alat pertanian dan alat bantu ikan bagi nelayan.

“Hanya saja untuk penerima hibah agak saya kurangin sedikit. Lebih cenderung kepada peningkatan infrastruktur di Kelurahan Tanah Grogot,” kata Hendrawan Putra, usai pelaksanaan reses.

Tentu semua usulan yang disampaikan adalah prioritas dan sangat dibutuhkan masyarakat. Ia tak pengin ada yang beranggapan sekadar menyampaikan usulan dan kemudian menyerahkan proposal, namun tak ada realisasinya.

“Nah, usulan-usulan mereka (konstituen) pada serap aspirasi triwulan pertama 2021 akan kami kucurkan (realisasi) pertama pada tahun anggaran 2022.” sambung legislator dapil Tanah Grogot itu.

Hendrawan bilang, serap aspirasi sebagai penyambung lidah, sebagai beban jabatan amanah untuk selalu bersinergi dengan konstituen-konstiuen. Sementara pada tahun ini dari reses 2020 lalu, telah direalisasikannya.

“Kalau tahun ini penerima hibah itu kelompok nelayan. Mulai budidaya ikan maupun alat tangkap di Desa Muara Pasir, Perapat dan Sungai Langir. Ada juga kegiatan fisik berupa infrastruktur jalan usaha tani dan irigasi,” pungkasnya. (tan)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses