Ahli Waris Korban COVID-19 Kabupaten Paser Belum Menerima Santunan

TB Sihombing

Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Timur, Yenni Eviliana (TBS)

Paser, helloborneo.com – Sebanyak 62 dari 261 ahli waris korban COVID-19 di Kabupaten Paser belum menerima santunan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, dengan besaran Rp10 juta bagi masing-masing ahli waris yang harusnya diterima pada Desember 2021.

“Kami menerima keluhan dari salah satu ahli waris korban virus corona belum terima santunan,” ujar anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Timur, Yenni Eviliana ketika ditemui helloborneo.com di Paser, Rabu.

Warga ahli waris tersebut datang ke rumah jelas dia, mengeluh dan menyampaikan bantuan COVID-19 yang dijanjikan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur belum diterima sampai sekarang.

Selanjutnya Politisi PKB tersebut langsung mengkomunikasikan dengan Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Paser, Abdul Kadir, untuk memastikan informasi yang diterima.

“Ternyata bukan hanya satu orang saja, tapi terdapat 62 ahli waris yang belum menerima juga,” ungkap wakil rakyat Dapil Kabupaten Penajam Paser Utara-Kabupaten Paser itu.

Kemudian Yenni Eviliana juga menghubungi Kepala Dinas Sosial Kalimantan Timur, meminta agar 62 ahli waris tersebut segera menerima santunan korban meninggal COVID-19.

Ia tidak mengetahui secara pasti penyebab belum cairnya santuan dari Gubernur Kalimantan Timur itu, jika dicari-cari sebabnya bakal saling menyalahkan yang terpenting para ahli waris dapat segera memperoleh hak yang semestinya diterima.

“Selaku perwakilan masyarakat akan memperjuangkan agar para ahli waris mendapatkan haknya,” tegasnya.

Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Paser, M Yunus mengatakan, santunan bagi ahli waris korban meninggal dunia akibat COVID-19 mulai disalurkan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur sejak pekan ketiga Desember 2021.

Menyangkut belum cairnya santunan kepada 62 ahli waris, ia telah mengkomunikasikan dengan Dinas Sosial Kalimantan Timur.

“Sudah kami tanyakan ke provinsi (Dinsos Kaltim), belum ada, masih menunggu instruksi Gubernur,” ucapnya. (bp)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.