Rizki
Nunukan, helloborneo.com – Penyelundupan narkotika jenis sabu sabu berjumlah tiga kilogram di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia, tepatnya di Sebatik Tengah, Kabupaten Nunukan berhasil digagalkan aparat gabungan TNI-Polri Minggu (6/2).
Pengungkapan kasus berawal dari informasi masyarakat yang diterima anggota Pospol Aji Kuning Polsek Sebatik Barat mengenai adanya aktivitas mencurigakan di sekitar lokasi tersebut. Dari situ, anggota Pospol berkoordinasi dengan prajurit TNI yang tergabung dalam Tim 1 SGI di tapal batas RI-Malaysia.
“Informasi dari masyarakat bahwa ada seseorang yang mencurigakan berjalan kaki menuju Jln. Mulawarman Desa Aji Kuning RT 01, Kecamatan Sebatik Tengah, Nunukan. Diperkirakan dari Malaysia dan turun di Pelabuhan Pangkalan darurat (Tanah Merah) di wilayah Sebatik-Malaysia,” ujar Kapendam VI/Mlw Kolonel Inf. Taufik Hanif seraya membenarkan adanya pengagalan penyelundupan tersebut.
Selanjutnya petugas gabungan berangkat menuju sasaran melalui jalur yang berbeda untuk melakukan penutupan Jalan dari pangkalan darurat (Tanah Merah) di wilayah Sebatik-Malaysia. Setibanya di lokasi, petugas mendapati seorang yang menunjukan gerak-gerik mencurigakan.
“Orang yang dicurigai tersebut kemudian membuang tas jinjing yang dibawanya dan melarikan diri ke dalam perkebunan sawit. Petugas berusaha mengejar namun tersangka tidak diketahui keberadaannya,” terang Hanif.
Petugas gabungan kemudian kembali ke lokasi awal kejadian untuk mengidentifikasi tas yang di buang orang mencurigakan tersebut. Kemudian dari dalam tas yang dibuang, petugas menemukan paketan sabu sabu, sebuah handphone, payung dan jaket.
“Untuk proses lebih lanjut, barang bukti selanjutkan diserahkan kepada pihak Polsek Sebatik Barat,” jelasnya.
Lebih lanjut Kapendam menjelaskan, sinergitas seperti ini tentunya sangat diperlukan dalam menjaga keamanan, termasuk kedaulatan di wilayah perbatasan. Ini juga sekaligus menambah deretan prestasi yang dilakukan oleh prajuritnya.
“Keberhasilan ini menambah deretan prestasi para prajurit yang bertugas di tapal batas RI-Malaysia,” tegasnya. (yor)

















