Komplotan Maling Petik Tujuh Sepeda Motor, Hasilnya Buat Pesta Sabu

Roy MS

Balikpapan, helloborneo.com – Tim Batman Unit Reskrim Polsek Balikpapan Utara mengamankan tiga warga diduga komplotan pelaku curanmor di berbagai lokasi.

Seiring dengan itu, Polisi turut menemukan tujuh sepeda motor hasil jarahan SA (34), ZU (29) dan SU (33).

“Lima unit dicuri di wilayah Balikpapan Utara dan Tengah, sedangkan dua lagi di wilayah Balikpapan Selatan,” terang Kapolsek Balikpapan Utara Kompol Danang Aries Susanto di Mapolsek, Senin (7/2) Siang.

Aksi ketiga tersangka ini dilakukan pada bulan Januari 2022 yang lalu. Mendapat laporan korban, petugas selanjutnya melakukan penyelidikan dan mengamankan ketiga tersangka belum lama ini.

Menurut hasil pemeriksaan, tersangka terlebih dahulu mengintai calon sasaran. Setelah situasi dianggap aman, ketiganya bergerak untuk menggiring sepeda motor menjauh dari lokasi kejadian.

Para tersangka juga menduplikat kunci kontak hasil jarahannya supaya mudah untuk dijual kembali di pasar gelap.

“Jadi mereka (tersangka, red) memiliki peran masing-masing. BU mencari sasaran, begitu ketemu dia mengajak SA dan ZU berboncengan menuju lokasi. Salah satunya memetik motor dan yang satu lagi mendorong dengan kaki menggunakan sepeda motor dari belakang,” jelasnya.

Oleh para tersangka, sepeda motor hasil kejahatan kemudian dijual ke Samarinda. Untuk mengaburkan kecurigaan, para tersangka mengganti plat nomor kendaraan sebelum dijual.

Tak sampai di situ, polisi turut menguak tindak krminalitas lain dari para pelaku. Melalui pengembangan kasus, petugas mengungkap keterlibatan ketiganya dalam jaringan peredaran narkotika sabu sabu.

“Saat dilakukan penyelidikan petugas juga mengamankan 4 poket sabu dari tas milik pelaku dengan berat masing-masing 0,48 gram, dua paket 0,51 gram, serta 0,53 gram yang diakui miliknya,” urainya.

Barang bukti narkotika tersebut rupanya diperoleh dari hasil penjualan sepeda motor hasil curian. Menurut keterangan Polisi, sabu ditemukan dari tangan tersangka ZU dan SA yang disembunyikan dalam tas.

“Uang hasil jual motor curian itu dipakai untuk membeli sabu pak,” aku ZU saat menjalani pemeriksaan.

Dalam kasus ini, penyidik menjerat ketiga tersangka dengan Pasal 363 KUHP juncto Pasal 55 juncto Pasal 65 KUHP tentang pencurian. Selain itu, ketiganya juga dikenakan Pasal 114 ayat 1 juncto Pasal 132 Undang Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika yang ancaman hukumannya pidana penjara maksimal 20 tahun. (yor)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.