Plt Bupati Penajam Paser Utara Hamdam Pongrewa (NBP)

Pembangunan Pabrik Penggilingan Padi Penajam Bakal Dievaluasi

Bagus Purwa

Plt Bupati Penajam Paser Utara Hamdam Pongrewa (NBP)
Plt Bupati Penajam Paser Utara Hamdam Pongrewa (NBP)

Penajam, helloborneo.com – Proyek pembangunan pabrik penggilingan padi di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, yang mendapatkan penyertaan modal lebih kurang Rp29,6 miliar dari pemerintah kabupaten setempat bakal dievaluasi.

Pelaksana tugas Bupati Penajam Paser Utara Hamdam Pongrewa saat dihubungi helloborneo.com di Penajam, Rabu mengatakan, pemerintah kabupaten akan melakukan evaluasi terhadap pembangunan pabrik penggilingan padi di Desa Sri Raharja, Kecamatan Babulu.

“Pembangunan pabrik penggilingan padi akan dievaluasi terkait pemanfaatannya atau kerugiannya lebih banyak,” ujarnya.

Namun sebelum mengambil keputusan lanjut ia, terlebih dahulu akan menghimpun masukan dari seluruh elemen, termasuk mendengarkan saran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD.

Evaluasi tersebut dilakukan karena berbagai pertimbangan menurut dia, selain manfaatnya juga untuk mencegah potensi kerugian yang cukup besar.

“Pemerintah kabupaten tidak ingin ada anggaran yang terbuang percuma atau sia-sia, terlebih kondisi keuangan daerah saat ini merosot,” tegasnya.

“Kami akan menghimpun masukan dari pemerintah dan masyarakat untuk dijadikan bahan pertimbangan terkait pembangunan pabrik penggilingan padi itu,” tambah Hamdam Pongrewa.

Peletakan batu pertama sebagai pertanda pembangunan pabrik penggilingan padi tersebut dilakukan Bupati Abdul Gafur Mas’ud pada 17 Agustus 2021.

Penyertaan modal dikucurkan sekitar Rp12,5 miliar dari total Rp29,6 miliar, tetapi sampai kini tidak terlihat kemajuan pembangunan fisik pabrik penggilingan padi itu.

Pabrik penggilingan padi akan dikelola Perusahaan Umum Daerah atau Perumda Benuo Taka agar bisa mengendalikan harga gabah maupun beras agar petani tidak dipermainkan tengkulak.

Dorongan untuk menunda proyek pembangunan pabrik penggilingan padi muncul dari DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara, dan didukung masyarakat setempat. (bp)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.