Sumbangsih Perusahaan di Teluk Bayur Belum Maksimal

CH Borneo

Berau, helloborneo.com – Sejumlah perusahaan yang beroperasi di wilayah Teluk Bayur, disebut belum sepenuhnya berkontribusi maksimal, hal itu menurut penuturan camat Teluk Bayur, Endang Iriani.

Menurutnya, sumbangsih terhadap pemerintah kecamatan belum maksimal. Bahkan, dari 24 perusahaan yang beroperasi di Teluk Bayur, hanya beberapa saja yang menunjukkan komitmennya dalam membantu pemerintah kecamatan.

Selain itu, kekecewaannya bertambah saat cukup banyak perwakilan dari manajemen perusahaan yang tidak hadir pada Musrenbang Kecamatan Teluk Bayur yang dihadiri bupati dan wakil bupati Berau.

Padahal kata dia, pihaknya sudah memberikan undangan agar dapat ikut terlibat. “Karena momen di Musrenbang ini cukup penting bagi kami, agar kita bisa berkoordinasi langsung terutama tentang program CSR perusahaan,” jelasnya Selasa (22/2/2022).

Endang menambahkan, pihaknya berencana mengundang manajemen perusahaan terkait, untuk membahas lebih lanjut dan memastikan komitmen mereka mengenai kontribusi untuk pembangunan di Teluk Bayur.

Terlebih, pihaknya saat ini tengah membutuhkan bantuan untuk kembali membuka ruang untuk isolasi terpadu (Isoter). “Itu mengingat lonjakan kasus Covid-19 semakin hari terus bertambah,” terangnya.

Ditegaskannya, sesuai surat keputusan (SK) Gubernur Kaltim Tahun 2021, ada sekira 3 persen dari keuntungan perusahaan untuk diberikan kepada masyarakat yang berada di lingkungan perusahaan. “Saya ingin mereka (perusahaan) ini bisa berkontribusi nyata untuk warga kita di Teluk Bayur,” pungkasnya. (log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.