Lembaga Adat Dayak Balik Sambut Baik Pemindahan IKN

Keterangan Pers

Ketua Lembaga Adat Dayak Balik Kalimantan Timur, Deni Ramon (IST)

Penajam, helloborneo.com – Lembaga Adat Dayak Balik Kalimantan Timur, menyambut baik pemindahan Ibu Kota Negara atau IKN Indonesia dari Jakarta ke sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan sebagian Kabupaten Kutai Kartanegara.

“Kami sambut baik pemindahan IKN Indonesia,” ujar Ketua Lembaga Adat Dayak Balik Kalimantan Timur, Deni Ramon dalam keterangan pers tertulis yang diterima helloborneo.com, Kamis.

Di tengah pro dan kontra pemindahan IKN terdapat sebuah organisasi bernama Lembaga Adat Dayak Balik Kalimantan Timur yang menyambut baik pemindahan IKN tersebut, masyarakat Dayak Balik kesehariannya menetap dan beraktifitas di lokasi IKN baru.

Namun pemindahan IKN itu tegas Deni Ramon, harus dibarengi dengan upaya meningkatkan SDM (sumber daya manusia) serta melibatkan masyarakat di wilayah ring satu IKN yang baru.

Peningkatan kualitas SDM dapat diwujudkan dengan membangun universitas atau perguruan tinggi, maupun balai latihan kerja jelas dia, dengan mengutamakan masyarakat Kabupaten Penajam Paser Utara.

Sampai saat ini universitas atau perguruan tinggi, maupun balai latihan kerja tidak ada di Kabupaten Penajam Paser Utara, sehingga putra-putri masyarakat lokal untuk meningkatkan kualitas pendidikan harus keluar daerah.

“Putra-putri masyarakat lokal harus keluar Kabupaten Penajam Paser Utara, untuk tingkatkan pendidikan mapun keterampilan dan itu butuh biaya yang cukup banyak,” ujarnya.

Sedangkan putra-putri masyarakat lokal yang tidak memiliki cukup biaya ungkap dia, akan mengurungkan niatnya untuk meningkatkan kualitas pendidikan dengan ikut orang tua bekerja di kebun maupun sebagai buruh.

Kekhawatiran tersebut menyebabkan beberapa kelompok-kelompok di masyarakat beranggapan pemindahan IKN Indonesia yang baru bernama Nusantara tersebut tidak perlu dilaksanakan.

Lembaga Adat Dayak Balik Kalimantan Timur, meminta kepada pemerintah pusat maupun pemerintah daerah untuk meningkatkan kompetensi masyarakat lokal dengan membangun universitas atau perguruan tinggi, maupun balai latihan kerja di Kabupaten Penajam Paser Utara.

Besar harapan masyarakat Kabupaten Penajam Paser Utara kata Deni Ramon, untuk dapat berperan aktif dalam pembangunan IKN Nusantara di Provinsi Kalimantan Timur. (adv/bp)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses