Penumpang Bandara SAMS Balikpapan Naik 27 Persen

Keterangan Pers

Penumpang Bandara Internasional SAMS Sepinggan Balikpapan tercatat naik sekitar 27 persen (Ist)

Balikpapan, helloborneo.com – Penumpang Bandar Udara atau Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan tercatat naik sekitar 27 persen seiring pembelakukan aturan baru Persyaratan Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) dengan menggunakan moda transportasi udara.

“Setelah satu pekan diberlakukannya aturan baru PPDN, yakni 9-15 Maret 2022 tercatat Bandara SAMS layani 63.151 penumpang atau dengan rata-rata 9.022 per hari baik yang datang maupun berangkat,” ujar General Manager Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan Rika Danakusuma dalam keterangan pers yang diterima helloborneo.com, Rabu.

Pemberlakuan aturan baru tersebut berdasarkan Surat Edaran Kementerian Perhubungan Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2022 dan Surat Edaran Satgas COVID-19 Nomor 11 Tahun 2022 tentang Persyaratan Perjalanan Dalam Negeri yang berlaku sejak 8 Maret 2022.

 “Kami berlakukan aturan PPDN terbaru di mana para calon penumpang yang sudah divaksin dosis dua atau tiga tidak diwajibkan lagi menyertakan dokumen kesehatan seperti RT-PCR atau Antigen mulai 9 Maret 2022,” ucapnya.

“Surat edaran yang diterbitkan baik oleh Satgas dan Kementerian Perhubungan dikeluarkan ditanggal yang sama dengan pemberlakuan aturan 8 Maret 2022 pada sore hari,” tambahnya.

Sejak pemberlakuan aturan baru tersebut pergerakan penumpang di Bandara SAMS Sepinggan menunjukkan pertumbuhan positif yang mencapai 27 persen dan pesawat 23 persen jelas dia, capaian itu merupakan perbandingan sebelum diberlakukannya aturan baru yakni 2-8 Maret 2022 dengan setelah diberlakukannya aturan baru 9-15 Maret 2022.

Secara rinci pada periode 2-8 Maret 2022 Bandara SAMS Sepinggan hanya layani 49.606 penumpang atau dengan rata-rata 7.087 per hari, diikuti dengan 569 pergerakan pesawat udara atau rata-rata 81 per hari.

Sedangkan pada bulan yang sama tanggal 9-15 Maret 2022 berhasil melayani 63.151 penumpang atau rata-rata 9.022 per hari dan 701 pergerakan pesawat udara atau rata-rata 100 per hari.

“Perlu diingat meski peraturan perjalanan sudah mulai dilonggarkan, kami tetap mengimbau kepada seluruh pengguna jasa agar tidak menurunkan penjagaannya akan penerapan protokol kesehatan, semoga ke depannya kita semua dapat berpergian dengan rasa aman, nyaman dan sehat,” kata Rika Danakusuma. (bp)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.