ES Yulianto

Penajam, helloborneo.com – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara, Jon Kenedi mendesak pemerintah kabupaten setempat segera membentuk Forum CSR (corporate social responsibility) atau tanggung jawab sosial.
“Kami anggap Forum CSR penting untuk kontribusi pembangunan,” ujar Jon Kenedi ketika ditemui helloborneo.com di Penajam, Kamis.
Penyaluran dana tanggung jawab sosial perusahaan yang beraktifitas di wilayah Penajam Paser Utara masih dianggap sebelah mata, sebab tidak terarahnya program CSR yang terealisasi di tengah masyarakat.
“Perusaahaan merasa selama ini sudah berbuat, sudah melakukan tapi masyarakat tidak merasakan karena sasaran CSR semakin tidak jelas,” ucapnya.

Diharapkan perusahaan yang mengambil keuntungan di Kabupaten Penajam Paser Utara bisa memberikan tanggung jawab sosial secara terarah dan terkontrol melalui Forum CSR.
“Kami berharap dengan adanya Forum CSR pengeolaan dana tanggung jawab sosial perusahaan lebih terarah dan tetap sasaran dengan kemauan masyarakat,” kata dia.
“Kami yakin kalau dikelola dengan baik tentu perusahaan juga merasa punya kewajiban terhadap masyarakat, masyarakat bisa melihat bahwa keberadaan perusahaan ada bukti nyata terhadap masyarakat,” tambahnya.

Dengan aktifnya Forum CSR bisa membantu perusahaan untuk mengindentifikasi kebutuhan masyarakat seperti bidang pembangungan maupun kontribusi sosial lainnya.
“Pembangunan yang bermanfaat untuk masyarakat. Mengelola penyaluran dana tanggung jawab sosial perusahaan dan mengarahkan membuat sasaran CSR tidak terhambur,” jelasnya.
Kewajiban perusahaan atas CSR telah diatur oleh Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara melalui Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2017 tentang Pengelolaan Tangung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan.
Kendati telah diatur dalam peraturan daerah tersebut Jon Kenedi menganggap, tanggung jawab sosial perusahaan tidak jelas, kerena banyaknya keluhan masyarakat akan realisasi penyaluran dana CSR tersebut.
“Kami anggap selama ini CSR tidak jelas karena masyarakat juga masih saling bertanya mana CSR perusahaan ini, kami sering mendengar itu artinya dengan kehadiran Forum CSR bisa menjawab semuanya,” kata dia.
Untuk sistem kerja antara penyaluran dana tanggung jawab sosial perusahaan serta program kerja Forum CSR harus disepakati bersama antara kedua belah pihak.
“Kami anggap ini resmi harus membuat sejumlah aturan yang harus dikordinasikan dengan perusahaan,” ujarnya. (adv/bp)

















