ES Yulianto

Penajam, helloborneo.com – Perusahaan Umum Daerah atau Perumda Benuo Taka Kabupaten Penajam Paser Utara banyak masalah, kata Dewan Pengawas perusahaan daerah tersebut Alimuddin.
“Saat ini sekitar 19 orang karyawan masih mengalami penunggakan gaji yang masih jadi kewajiban perusahaan yang tertunggak,” ujar Alimuddin ketika ditemui helloborneo.com di Penajam, Kamis.
Kekosongan direksi juga harus segera diisi jelas dia, direncanakan Perumda Benuo Taka bakal melakukan lelang jabatan untuk mengisi kekosongan jabatan direksi tersebut pada Juni 2022.
Kekurangan Perumda Benuo Taka harus dapat diselesaikan oleh calon direktur yang direncanakan diseleksi pada Juni 2022 tersebut
“Karena saat ini ada kekosongan direksi dan rencana lelang jabatan direksi dibuka pada Juni 2022, ditarget proses pengisian jabatan direksi itu tiga bulan,” ucapnya.
Untuk saat ini penyertaan modal harus dikesampingkan menurut dia, Perumda Benuo Taka harus banyak benah untuk mencapai sumber pendapatan dari peluang-peluang yang ada.
“Kami belum pikirkan sementara terkait penyertaan modal, Perumda harus berusaha sendiri jalankan usaha. Bagaimana peluang-peluang usaha bisa menghasilkan pendapatan,” jelas dia.
Diharapkan kepada direktur terpilih bisa berbenah dari berbagai lini, sosok direktur harus bisa memiliki beberapa kemampuan, cekatan memperbaiki regulasi, meningkatkan SDM (sumber daya manusia) hingga pandai menjalin komunikasi dengan berbagai pihak.
“Dari segi regulasi dan SDM yang sesuai, memiliki jiwa enterpreneurship yang bagus, jiwa kepemimpinan yang berorientasi kepada bisnis,” ujarnya.
Komunikasi artinya kata Alimuddin, direktur memahami kondisi lokal kabupaten, bisa mengkolaborasikan dengan peluang yang ada dan juga harus bisa membangun komunikasi dengan berbagai pihak. (bp)

















