
Roy MS
Balikpapan, helloborneo.com – Puncak arus mudik di jalur Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam) diprediksi terjadi pada H-2 lebaran. PT Jasa Marga memperkirakan setidaknya ada 13.800 kendaraan yang akan melintas pada momen tersebut.
Sedangkan untuk arus balik, diprediksi terjadi pada H+5 dengan jumlah 11 ribu kendaraan.
“Untuk hasil pantauan di lapangan, saat ini jumlah kendaraan masih normal. Lalu lintas harian rata-rata (LHR) sekitar enam ribuan,” ungkap Direktur Teknik PT Jasa Marga Balikpapan Samarida Nanang Siswanto, Kamis (28/4).
Jasa Marga sendiri kata Nanang sudah melakukan berbagai antisipasi terhadap potensi lonjakan. Mulai dari penyiagaan petugas patroli, mobil derek, ambulan dan personel di beberapa titik.
Khusus musim mudik lebaran tahun ini, Jasa Marga menyiagakan empat posko di sepanjang jalur 97 kilometer tersebut. Antara lain tersebar di sekitar pintu tol Manggar, Rest Area KM 36A, 36B, dan di sekitar pintu tol Palaran. Masing-masing posko ini dilengkapi dengan ambulan serta petugas medis.
“Kami juga sudah bekerjasama dengan rumah sakit terdekat untuk penanganan jika terjadi hal yang betul-betul darurat,” imbuhnya.
Tak cuma itu, faktor konstruksi mendapat perhatian serius Jasa Marga guna memastikan layanan periode mudik dan balik lebaran. Khususnya penyiagaan teknisi jalan tol dan pemeliharaannya.
“Kami sudah mempersiapkan tim inspeksi secara rutin. Tim pemeliharaan juga disiagakan. Kalau ada jalan berlubang atau rusak langsung diperbaiki,” ujarnya.
Nanang selanjutnya membeber ada kerawanan yang mendapat pantauan pihaknya. Pertama titik kemacetan di Palaran dan Manggar, sebab posisi keduanya merupakan koneksi antara jalan tol dengan umum.
Kerawanan kedua yakni, daerah blank spot signal internet yang jumlahnya lima titik di sepanjang jalur tol. Mengatasi hal ini Jasa Marga telah berkoordinasi dengan Satuan PJR Ditlantas Polda Kaltim selain tim patroli internal untuk meningkatkan intensitas patroli.
“Sehingga jika ada pengendara yang mendapat suatu permasalahan di titik-titik tersebut bisa cepat ditangani,” tutupnya. (yor)

















