Pria Bunuh Tetangga Karena Emosi disuruh-suruh Saat Kerja Bakti

Kapolresta Balikpapan Kombes Pol. V Thirdy Hadmiarso menunjukan barang bukti kasus pembunuhan dan penganiayaan terhadap tiga warga di kawasan Karang Joang, Balikpapan Utara. (Foto: RoyMS/helloborneo.com)

Roy MS

Balikpapan, helloborneo.com – Motif aksi penyerangan terhadap tiga warga yang terjadi di kawasan Jalan Soekarno Hatta kilometer 10 dan kilometer 15, Kelurahan Karang Joang, Balikpapan Utara pada Minggu (15/7) kemarin akhirnya terungkap. Peristiwa berdarah itu mengakibatkan korban MR meninggal dunia, sementara AG dan ibu rumah tangga berinisial S mengalami luka sabetan serta tikaman senjata tajam.

Kapolresta Balikpapan Kombes Pol. V Thirdy Hadmiarso didampingi Kapolsek Balikpapan Utara AKP Eko Budi saat konfrensi pers di Mapolresta, Selasa (17/5) Siang mengungkap, kejadian berawal ketika tersangka YS (39) emosi terhadap korban MR.

“Karena emosi, tersangka langsung mengambil pisau besar di samping korban MR yang sedang beristirahat kerja bakti. Kemudian menusuk korban hingga meninggal,” terang Thirdy, Selasa (17/5).

Emosi YS tersebut rupanya dipicu oleh sikap MR yang memerintahnya untuk melakukan berbagai pekerjaan saat kerja bakti di lingkungan tempat tinggalnya.

“Emosi karena dia (korban MR) menyuruh-menyuruh,” singkat YS saat digiring ke ruang tahanan.

Aksi tersangka tak selesai di situ. Melihat MR terluka, AG kemudian berusaha mengadang YS yang hendak kabur. Namun AG tak luput menjadi sasaran sabetan parang tersangka. Hingga punggung dan pergelangan tangannya terluka parah.

“Pergelangan tangan kiri korban AG terluka. Kemudian punggung bagian kiri juga terluka setelah mendapat serangan berikutnya berikutnya dari pelaku,” timpal Thirdy. 

Usai melukai dua korban, YS kemudian kabur menumpang mobil Pick Up yang melintas. Lantaran saat itu YS khawatir menjadi sasaran amuk warga yang bekerja bakti.

Setelah dirasa jauh dari jangkauan warga, YS turun di kawasan Kilometer 15, Karang Joang Balikpapan Utara. Di lokasi tersebut tersangka menyetop pengendara motor yang melintas. 

“Dia meminta diantar ke kantor polisi. Tapi pengendara motor ini ketakutan. Pelaku yang emosi langsung menusuk punggung kiri korban hingga terluka,” terangnya lagi. 

Aksi kedua tersangka itu tak pelak mengundang perhatian warga sekitar hingga kemudian berusaha menangkapnya. Tak berselang lama, Anggota Opsnal Polsek Balikpapan Utara tiba di lokasi kejadian dan mengamankan YS beserta senjata tajam yang digunakan melukai para korban.

Thirdy turut menyampaikan bahwa kondisi psikologi korban dalam keadaan normal. Untuk itu dirinya dijerat dengan Pasal 338 KUHP Subsidair Pasal 351 Ayat 3 KUHP dan Pasal 351 Ayat 2 KUHP Juncto Pasal 64 KUHP.

“Kita kenakan Pasal pembunuhan dan penganiayaan hingga mengakibatkan korbannya meninggal. Ancaman hukumannya pidana kurungan penjara diatas lima tahun,” tutupnya. (yor)





Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.