IPA Waru Kabupaten Penajam Hanya Mampu Beroperasi Delapan Jam

ES Yulianto

Direktur Perusahaan Umum Daerah atau Perumda Air Minum Danum Taka Kabupaten Penajam Paser Utara, Abdul Rasyid (ESY)

Penajam, helloborneo.com – Instalasi Pengelolaan Air atau IPA di Kecamatan Waru, Kabupaten Penajam Paser Utara hanya mampu beroperasi delapan jam dengan mengandalkan pasokan listrik dari mesin genset berbahan bakar solar.

Direktur Perusahaan Umum Daerah atau Perumda Air Minum Danum Taka Kabupaten Penajam Paser Utara, Abdul Rasyid saat ditemui helloborneo.com di Penajam, Kamis, mengatakan pengoperasian IPA di Kecamatan Waru masih terkendala pasokan listrik.

Perumda Air Minum Danum Taka Kabupaten Penajam Paser telah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) setempat untuk pemasangan jaringan listrik dari PLN, namun anggaran masih terbatas.

“Kendalanya saat ini masih gunakan genset solar, kemudian pada 2020 dan 2021 sudah ada usulan pemasangan jaringan listrik PLN hanya saja anggaran masih terbatas,” ujarnya.

Pada tahun ini (2022) ketersediaan anggaran juga masih terbatas, sehinga hanya bisa berharap pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah atau APBD Perubahan Kabupaten Penajam Paser Utara.

Anggaran pada tahun ini tidak mencukupi menurut dia, sehingga pemerintah kabupaten didorong untuk menyisipkan dalam APBD Perubahan agar permasalahan listrik di IPA Kecamatan Waru tersebut dapat terselesaikan.

Dengan adanya anggaran untuk pemasangan jaringan listrik dari PLN, maka IPA di Kecamatan Waru tersebut mampu beroperasi hingga 20 jam dari sebelumnya yang hanya delapan jam.

Pemasangan jaringan listrik dari PLN ke IPA di Kecamatan Waru sepanjang lebih kurang dua kilometer membutuhkan dana sekitar Rp2 miliar, dan diharapkan

Diharapkan eksekutif (pemerintah kabupaten) dan legislatif (DPRD) serius mendukung pemenuhan air bersih di Kecamatan Waru dilakukan dengan segera.

Kapasitas IPA di Kecamatan Waru mencapai 20 liter per detik menurut dia, namun saat ini hanya mampu 10 liter per detik dangan jumlah pelanggan air bersih 1.400 sambugan rumah.

“Kami minta dukungan dari pemerinta kabupaten dan DPRD agar pemasangan jaringan listrik PLN untuk IPA di Kecamatan Waru bisa direalisasikan paling tidak tahun ini,” kata Abdul Rasyid. (bp)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.