Cegah Karhutla di Kaltim, Titik Pantau ASAP digital Diperluas

Penandatanganan kerjasama penerapan ASAP digital sebagai upaya pencegahan Karhutla di Kaltim. Foto: Istimewa

Roy MS

Balikpapan, helloborneo.com – Penggunaan Aplikasi Sistem Analisa Pengendalian (ASAP) digital terus dioptimalkan. Aplikasi tersebut ditujukan membantu pendeteksian titik api guna meminimalisir kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Komitmen penerapan ASAP digital tertuang dalam nota kesepahaman antar stakeholder terkait penanggulangan Karhutla di Kaltim, antara lain Kodam VI Mulawarman, Polda Kaltim, bersama PT Telkom yang ditandatangani di Balikpapan, Kamis (21/7).

Penandatanganan turut disaksikan Ketua DPRD Kaltim Makmur Hapk, Kadishub Kaltim Arih Franata Filifus Sembiring, Kepala BPBD Kaltim Yudha Pranoto, Kadis Kehutanan Kaltim, Bupati Paser Fahmi Fadli.

“Kita optimalkan, yang mana kita bekerjasama dengan Telkom. Mengajak para pelaku usaha untuk bekerjasama melakukan pengawasan kebencanaan, khususnya Karhutla,” terang Kapolda Kaltim Irjen Imam Sugianto.

ASAP digital secara nasional telah diluncurkan pada September lalu. Dan baru sekarang diterapkan di Kaltim. 

“Hari ini di Kaltim kita mengimplementasikannya. Untuk titik CCTV-nya kita tambah menjadi delapan titik. Di Kabupaten Paser tujuh titik dan Kabupaten Kutai Timur satu. Mudahan November nanti tambah satu titik lagi,” urainya. 

ASAP digital dilengkapi dengan fitur monitoring real time CCTV 360 derajat dengan kemampuan jelajah 8 km. Sementara secara pencitraan, ASAP digital mampu menampilkan kualitas suhu, kelembaban udara dan data titik api update setiap lima menit.

“Program ini juga sudah terintegrasi dengan sembilan kementerian maupun lembaga lain secara nasional. Ini akan memudahkan seluruh petugas dalam melakukan pencegahan terhadap ancaman Karhutla,” pungkasnya. (yor)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses