Popda Kaltim XVI di Paser, Pertina PPU Targetkan 5 Emas

ES Yulianto

Pelatih Pertina Kabupaten PPU, Wasis Adibowo. (ESY)
Pelatih Pertina Kabupaten PPU, Wasis Adibowo. (ESY)

Penajam, helloborneo.com – Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kabupaten Penajam Paser Utara tengah mempersiapkan diri untuk mengikuti kejuaraan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Kalimantan Timur ke XVI di Kabupaten Paser.

Pelatih Pertina Kabupaten Penajam Paser Utara, Wasis Adibowo mengatakan bahwa pihaknya tengah berupaya melakukan latihan untuk kemampuan para atlet dari sisi kecepatan dan fisik.

“Fokus untuk mempersiapkan diri pekan olahraga pelajar daerah kalimantan timur. Latihan paling kecepatan, fisik sudah maksimal kita tinggal mempertahankan saja,” kata Wasis Adibowo, Rabu (24/08).

Wasis menyampaikan bahwa beberapa kejuaraan yang diikuti oleh altet pelajaran belakangan ini membuat pihaknya bangga. Pada Kejuaraan Provinsi Januari 2022 di Samarinda lalu memberikan hasil 5 emas dan 3 perunggu, sedangkan pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) di Medan 1 perunggu.

“Berkaca dari Kejurprov juara umum kita bisa 5 emas, 3 perunggu. Kejurnas di Medan awal Agustus kita sumbang 1 perunggu inilah yang menjadi modal kita untuk popda nanti karena yang kejurprov juga pelajar semua sekitar bulan januari lalu,” terang Wasis.

Ketika akan mengikuti Popda Kalimantan Timur ke XVI, Pertina Kabupaten Penajam Paser Utara menurunkan 8 altet, 5 perempuan diantaranya dan 3 laki-laki. Dari total 8 atlet tersebut akan mengikuti 8 kelas dari kejuaraan tersebut.

“Altet 8 orang, 3 laki-laki dan 5 perempuan karena kebanyakan pelajar perempuan mendominasi. dari 11 kelas hanya diikiuti 8 kelas karena tingkat pelajar kelasnya sangat terbatas tidak seperti kelas umum,” ucapnya.

Sementara untuk target pada kejuaraan kali ini yakni 5 medali emas. Secara realistis persiapan kejuaraan ini dibantu dari adanya sekolah olahraga di bawah Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Penajam Paser Utara di Sekolah Menengah Pertama Negeri 21.

“Kalau untuk latihan kita terbantukan dengan adanya kelas olahraga di SMPN 21. Hari-hari bisa latihan walaupun tidak full karena ada anak-anak sekolah, tapi minimal tiap hari kita latihan,” pungkasnya. (log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.