DPRD PPU Minta Distan PPU Awasi Pendistribusian Pupuk Subsidi

Tun MZ

Anggota DPRD Penajam Paser Utara, Syamsuddin Alie. (Dok)

Penajam, helloborneo.com – DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) meminta Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten PPU memperketat pengawasan pendistribusian pupuk bersubsidi. 

DPRD Kabupaten PPU mensinyalir penyaluran pupuk subsidi selama ini terindikasi banyak yang tidak tepat sasaran. Untuk itu, pemerintah daerah harus membuat skema penyaluran agar pupuk subsidi terdistribusi ke petani yang berhak.

Petani memanen Cabe Rawit .

Tahun ini, Kementerian Pertanian (Kementan)  anya mengakomodir 30 persen dari usulan pupuk subsidi yang diajukan pemerintah daerah. Kabupaten PPU mendapatkan pupuk subsidi jenis urea 3.873 ton, NPK 4.350 ton, SP36 522 ton, ZA 189 ton, organik granul 1.170 ton dan pupuk organik cair  650 liter.

“Penyaluran pupuk subsidi harus diawasi karena selama ini pupuk subsidi tidak tepat sasaran,” kata Anggota Komisi II DPRD PPU Syamsudin Alie, Sabtu (29/9).

Petani di Kab. PPU.

Ditambahkannya, petani yang bisa mendapatkan pupuk subsidi hanya yang memiliki lahan pertanian dua hektare ke bawah. Sedangkan petani yang memiliki lahan pertanian atau sawah dua hektare ke atas tidak berhak mendapatkan pupuk subsidi.

“Dalam satu kepala keluarga petani, itu hanya boleh mendapatkan pupuk subsidi untuk lahan maksimal dua hektare,” jelasnya.

Syamsudin Alie menuturkan, pemerintah daerah telah berupaya melakukan perbaikan dalam penyaluran pupuk bersubsidi. 

“Pemerintah terus upadate data petani yang mendapatkan pupuk subsidi. Update data itu dilakuakn agar kedepan pupuk subsidi lebih tepat sasaran lagi,” terangnya.

Ia mengungkapkan, tahun ini pemerintah pusat rencana menghapus pupuk subsidi untuk tanaman non pangan. Jadi, pemerintah pusat nantinya hanya menyiapkan pupuk subsidi untuk tanaman pangan, seperti tanaman padi, jagung dan lainnya. (adv/log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.