DPRD PPU Minta Tahun 2023 Fokus Peningkatan Jalan Rusak di Kecamatan Babulu

ES Yulianto

Anggota Komisi III DPRD Kabupaten PPU, Zainal Arifin. (ESY)
Anggota Komisi III DPRD Kabupaten PPU, Zainal Arifin. (ESY)

Penajam, helloborneo.com – Peningkatan jalan rusakan di Kecamatan Babulu, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) diminta menjadi prioritas tahun 2023 mendatang. Jalan yang harus segera mendapatkan perhatian ini adalah jalan utama antara penghubung beberapa desa.

Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten PPU Bidang Pembangunan dan Keuangan Zainal Arifin meminta Pemerintah Kabupaten PPU bisa fokus dalam peningkatan jalan rusak di Kecamatan Babulu, Kabupaten PPU.

“Itu di Kecamatan Babulu harus bisa diperhatikan jalan-jalan rusaknya. Kita akan dorong Pemkab untuk tahun 2023 nanti,” kata Zainal Arifin.

Kondisi jalan penghubung antar desa di Kecamatan Babulu. (ESY)
Kondisi jalan penghubung antar desa di Kecamatan Babulu. (ESY)

Zainal Arifin mengakui bahwa tak seluruhnya jalan rusak harus diperbaiki. Namun harus ada upaya untuk skala prioritas. Jalan yang harus segera ditingkatkan ini untuk membantu pertumbuhan perekonomian masyarakat di Kecamatan Babulu, Kabupaten PPU.

“Jalan-jalan yang rusak harus mendapatkan perbaikan. Kita juga sadar kemampuan anggaran terbatas, jadi pemerintah daerah coba untuk fokus ke perbaikan jalan antar desa atau yang primer saja,” harapnya

Sawah di Kecamatan Babulu
Jalan di Kecamatan Babulu. (Dok)

Peningkatan jalan rusak ini menurut Zainal Arifin harus terlebih dahulu ke jalan utama. Jalan utama ini adalah jalan antar beberapa desa yang saling berdekatan.

“Jalan primer antar Desa Babulu Laut, Sebakung 1, Sebakung 2 dan Sebakung 3. Fokus disitu kita minta disana jalannya rusak parah,” jelasnya.

Peningkatan jalan yang rusak tersebut hanya perlu perhatian serius berupa rigid beton atau semenisasi. Dibutuhkan lebar sekitar 6 meter dan panjang sekitar 35 kilometer.

“kalau dibangun rigit secara baik bisa membantu perekonomian masyarakat. Sekitar 35 kilometer jalan utama dulu,” terangnya.

Dengan peningkatan rigid beton yang baik maka pertumbuhan ekonomi masyarakat di beberapa desa tersebut bisa semakin baik. Pasalnya aktivitas perekonomian di Kecamatan Babulu tak hanya bertani padi melainkan pula ada juga perkebunan sawit. (adv/log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses