L Gustian

Penajam, helloborneo.com – DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara menilai pembangunan infrastruktur Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kecamatan Sepaku akan mengurangi angka pengangguran di Benuo Taka.
Berbagai item proyek pembangunan IKN mulai dikerjakan tahun ini maupun tahun mendatang. “Banyaknya kebutuhan tenaga kerja untuk pembangunan IKN, itu dapat mengurangi angka pengangguran di PPU,” kata Irawan, Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten PPU, Sabtu (7/10).

Instansi terkait yakni Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten PPU bersama Kementerian Ketenagakerjaan gencar melakukan kegiatan pelatihan wirausaha dan pelatihan terampil beberapa waktu yang lalu.
Upaya yang dilakukan pemerintah ini merupakan langkah mempersiapkan tenaga kerja lokal berpartisipasi dalam pembangunan IKN bak infratruktur maupun non infrastruktur.
“Tenaga kerja lokal yang diberi pelatihan itu disiapkan untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja IKN nantinya,” terangnya.

Irawan menambahkan, Kemenaker terus memprogramkan pelatihan agar semakin banyak warga Kabupaten PPU memiliki kesempatan mendapatkan peluang kerja di IKN.
“Kami berharap tahun depan anggaran kegiatan pelatihan tenaga kerja diperbesar, sehingga semakin banyak warga Kabupaten PPU terlatih dan memiliki sempatkan mendapatkan pekerjaan baik di IKN maupun di luar IKN,” jelasnya.
Irawan menekankan, warga Kabupaten PPU tidak hanya diberi kesempatan bekerja di proyek pembangunan IKN, tetapi juga diberi ruang untuk masuk dalam struktur Badan Otorita IKN.
“Kami meminta warga Kabupaten PPU diakomodir di seluruh sektor, jadi tidak hanya tenaga kerja kasar. Tetapi, warga Kabupaten PPU diberi ruang untuk bergabung dalam Badan Otorita serta peluang usaha lainnya. Sehingga warga Kabupaten PPU bisa menjadi penggerak pembangunan IKN,” pungkasnya. (adv/log)
















