Isran Noor Minta Pejabat Tinggi Pratama yang Dilantik Jangan Merasa Hebat

L Gustian

Gubernur Kaltim, H Isran Noor melantik 13 orang Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemprov Kaltim. (Ist)
Gubernur Kaltim, H Isran Noor melantik 13 orang Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemprov Kaltim. (Ist)

Samarinda, helloborneo.com – Gubernur Kaltim, H Isran Noor melantik 13 orang Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemprov Kaltim, Senin (10/10) di Pendopo Odah Etam.

Ke-13 pejabat dilantik diantaranya Fahmi Prima Laksana (Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah), M Fitriansyah (Kepala Badan penelitian dan Pengembangan Daerah), Irhan Hukmaidi (Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan), Joko Istanto (Kepala Dinas Kehutanan), Fahmi Himawan (Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan), Ahmad Herwansyah (Kepala Dinas Pariwisata).

Lalu ada dr Indah Puspitasari (Direktur RS Atma Husada), Siti Sugiyanti (Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setda Kaltim), Suparmi (Kepala Biro Hukum Setda Kaltim), Iwan Darmawan (Kepala Biro Perekonomian Setda Kaltim), Irhamsyah (Kepala Biro Administrasi Pembangunan Setda Kaltim), Buyung Dodi Gunawan (Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda Kaltim), dan Syarifah Alawiyah (Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Kaltim).

Setelah melantik, Gubernur memberikan wejangan khusus mereka yang menduduki jabatan tersebut. Agar mampu mengendalikan roda instansi yang akan mereka pimpin, bisa bijaksana, khususnya kepada tenaga-tenaga non ASN.

“Jabatan tinggi Pratama adalah posisi yang penting dalam mengendalikan roda instansi. Tapi tidak akan pernah berhasil dan sukses tanpa anak buah. Perlakuan anak buah dengan sebaik-baiknya. Jangan merasa hebat sendiri,” tegasnya.

Ia tidak ingin pimpinan yang telah dilantik ini mengkotak-kotakan anak buah atau pegawainya. Khususnya pada tenaga-tenaga non ASN. Hingga berhembus kesan dalam pembinaan staf, ada pilih kasih. Ada suka dan tidak suka.

Dalam pelantikan yang digelar pukul 15.00 Wita tersebut, hadir pula Wakil Gubernur, Hadi Mulyadi, dan unsur Muspida serta seluruh kepala OPD Provinsi Kaltim

“Kepada tenaga non ASN, lakukan pembinaan kepada mereka, karena mereka turut mendukung suksesnya satu instansi. Tempatkan diri saudara pada posisi yang netral. Jangan ada kubu-kubuan. Saudara harus siap menerima pandangan, pemikiran, saran dari bawah, samping. Kalau ini kita lakukan, pasti akan jalan. Bangunlah kesan-kesan yang bagus. Termasuk yang terpenting, jaga yang mengarah pada korupsi,” tambahnya. (log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.