Thohiron Dukung Pembangunan Rujab Bupati PPU Dilanjutkan Lagi

L Gustian

Kondisi Rumah Jabatan Bupati Kabupaten PPU di Kelurahan Nipah-nipah. (ESY)
Kondisi Rumah Jabatan Bupati Kabupaten PPU di Kelurahan Nipah-nipah. (ESY)

Penajam, helloborneo.com – Setelah sempat mandek, dengan menyerap anggaran alokasi anggaran Rp7 Miliar, rencananya pembangunan rumah jabatan (Rujab) Bupati Penajam Paser Utara (PPU) dilanjutkan di tahun 2023.

Anggota Komisi III DPRD Kabupaten PPU, Thohiron, Sabtu (15/10) mendukung rencana rencana pemerintah daerah untuk menuntaskan pembangunan rumah jabatan bupati pada tahun depan. 

Lokasi rumah jabatan tersebut Coastal Road atau jalan pesisir di Kelurahan Sungai Parit, Kecamatan Penajam telah menghabiskan anggaran Rp34 miliar. Jika tidak dilanjutkan pembangunanya, rumah jabatan kepala daerah tidak bisa difungsikan.

Thohiron, anggota DPRD Kabupaten PPU. (ESY)
Thohiron, anggota DPRD Kabupaten PPU. (ESY)

“Memang sebaiknya dilanjutkan pembangunanya dan diprioritaskan di 2023. Anggaran daerah sudah banyak di situ, sayang kalau tidak cepat dituntaskan,” ujar Thohiron.

Dari awal progresnya pembangunan rumah jabatan bupati sempat menjadi sorotan media lokal maupun nasional lantaran dibangun di tengah pandemi covid-19. 

Thohiron menambahkan, meskipun pembangunan rumah jabatan ini sempat menjadi sorotan publik, namun pemerintah daerah tidak boleh membiarkan aset yang telah dibangun lantas tidak dituntaskan karena aset bangunan itu akan sia-sia apabila tidak dituntaskan.

“Kini walaupun pernah jadi sorotan, menurut saya tetap harus dilanjutkan pembangunannya,” terangnya.

Thohiron menegaskan, rumah jabatan bupati tersebut perlu diselesaikan pembangunannya, karena nantinya akan menjadi salah satu wajah pemerintah daerah. 

“Rumah jabatan itu kan bisa jadi lokomotif daerah. Kalau melihat kondisinya saat ini, belum layak untuk ditempati,” Katanya.

Dinas PUPR Kabupaten PPU. (ESY)
Dinas PUPR Kabupaten PPU. (ESY)

Untuk diketahui, Pembangunan Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Penajam Paser Utara (PPU)  telah menghabiskan anggaran Rp34 miliar. Rumah dinas kepala daerah yang dibangun di pesisir pantai Kelurahan Sungai Parit, Kecamatan Penajam ini dibangun akhir 2020 sampai pertengahan 2021. 

Selanjutnya pada tahap pertama pembangunan Rumah Jabatan Bupati sebesar Rp34 miliar dengan rincian bagunan utama Rp6,1 miliar, bangunan pendukung lainnya yakni pos jaga, tempat parkir, ruang ME Rp831 juta, jaringan listrik tegangan menengah dan trafo Rp1,9 miliar, site development yakni sheet pile, pancang, timbunan, saluran udict, jalan lingkungan, tiang dan dinding pagar keliling Rp 22,1 miliar.

Lalu, Rp31 miliar ditambah PPN 10 persen Rp3 miliar. Meskipun telah menelan anggaran puluhan miliar rupiah, rumah jabatan belum rampung 100 persen. (adv/log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.